TNI-Polri dan Pemerintah Gotong Royong Pulihkan SDN Golo Lewe Pascagempa

  • 29 Agt 2026 17:09 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Personel TNI-Polri bersama pemerintah kecamatan dan para guru bergotong royong membersihkan puing serta material bangunan di SD Negeri Golo Lewe, Kampung Ndiuk, Desa Golo Lewe, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 29 Agustus 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA itu melibatkan personel Polsek Kuwus, Babinsa Koramil 1630-03/MP, aparat Pemerintah Kecamatan Kuwus Barat, serta para guru. Mereka bersama-sama membersihkan material bangunan yang berserakan di ruang kelas dan sekitar halaman sekolah.

Dengan menggunakan sapu, sekop, dan cangkul, personel gabungan membersihkan pecahan bangunan dan endapan tanah yang menutupi bagian teras serta lantai ruang kelas. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu penanganan awal sekaligus mengurangi risiko material yang dapat membahayakan warga dan siswa.

Kapolsek Kuwus, IPTU Arsilinus Lentar, mengatakan keterlibatan TNI-Polri dalam pembersihan sekolah merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa.

“Kami hadir bersama TNI dan unsur kecamatan untuk bergotong royong merapikan sisa-sisa reruntuhan material yang membahayakan,” ujar IPTU Arsilinus di lokasi.

Selain melakukan pembersihan, jajaran Polsek Kuwus juga mengajak para siswa mengikuti kegiatan yang bersifat menghibur dan edukatif. Puluhan siswa diajak bermain, bernyanyi, serta mendapatkan edukasi mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Dirinya juga mengatakan pemulihan pascagempa tidak hanya menyangkut kondisi fisik bangunan, tetapi juga kondisi psikologis anak-anak yang terdampak bencana.

“Kami bersama warga gotong royong membersihkan sisa-sisa material bangunan dan tanah yang mengotori lantai ruangan serta bagian luar teras sekolah. Yang tidak kalah penting, kami ingin menghibur anak-anak melalui kegiatan trauma healing agar keceriaan dan semangat belajar mereka kembali pulih,” katanya.

Sementara itu, Kepala SDN Golo Lewe, Yoseph Sudiarjo, mengapresiasi keterlibatan TNI-Polri dan pemerintah dalam membantu pemulihan sekolah. Ia mengatakan kondisi bangunan sekolah mengalami kerusakan cukup parah sehingga kegiatan belajar mengajar belum dapat dilakukan secara normal.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan bantuan dari Polsek Kuwus bersama Koramil. Kehadiran pihak TNI-Polri sangat membantu kami dalam merapikan reruntuhan gedung kelas sehingga area sekolah kini lebih bersih dan aman untuk penanganan fisik selanjutnya,” ujar Yoseph.

Pihaknya berharap, sinergi lintas sektor tersebut dapat berlanjut dengan dukungan fasilitas belajar sementara. Menurutnya, siswa membutuhkan tenda darurat atau tenda lapangan agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung.

Menanggapi kebutuhan tersebut, Kapolsek Kuwus mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Polres Manggarai Barat, BPBD, dan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat.

“Langkah koordinasi lintas sektoral akan segera dikomunikasikan agar proses belajar mengajar para siswa SDN Golo Lewe tidak terhenti terlalu lama. Selain itu, jajaran Bhabinkamtibmas juga ditingkatkan untuk mengamankan lokasi dan aset sekolah,” ucapnya.

Gotong royong tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan sekaligus memastikan keselamatan dan keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak terdampak gempa di wilayah Kecamatan Kuwus Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....