Kapolda NTT: Laporkan jika Ada Wilayah Belum Tersentuh Bantuan Gempa

  • 27 Agt 2026 14:03 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen. Pol. Rudi Darmoko, meminta masyarakat segera melaporkan apabila masih ada wilayah terdampak gempa yang belum menerima bantuan.

Irjen. Pol. Rudi mengatakan, Polri terus mendorong distribusi bantuan agar menjangkau seluruh wilayah terdampak, termasuk kawasan terisolir dan pulau-pulau yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

“Saya memohon kepada masyarakat yang mungkin ada informasi, ada daerah-daerah yang belum tersentuh oleh kami, tolong segera diinformasikan,” ujar Rudi saat kunjungan di Rusun Polres Manggarai Barat, Kamis 27 Agustus 2026 pagi.

Menurutnya, Polri telah menyiapkan sejumlah moda transportasi untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses. Distribusi bantuan dilakukan melalui jalur darat, laut, maupun udara sesuai kondisi wilayah.

“Saya akan mengirim tim, saya bergabung dengan instansi terkait juga akan segera mengirimkan tim. Andai kata lewat darat tidak bisa, lewat laut tidak bisa, kita akan menggunakan helikopter maupun pesawat yang kita miliki,” katanya.

Selain itu, dirinya menyebut distribusi bantuan sebelumnya juga telah dilakukan ke sejumlah wilayah kepulauan yang sulit dijangkau. Salah satunya Pulau Palue, Kabupaten Sikka, yang menjadi salah satu wilayah terisolir pascagempa.

Menurutnya, Polri telah mengirimkan bantuan ke Pulau Palue sejak hari kedua pascabencana menggunakan kapal Ditpolairud Polda NTT. Bantuan tersebut berasal dari bantuan yang diterima dari pemerintah pusat.

“Kita di hari kedua sudah bisa mendistribusikan bantuan langsung dari Bapak Presiden. Kami yang pertama dari kapal Ditpolairud Polda NTT sudah mendistribusikan ke Pulau Palue,” ucapnya.

Selain melalui laut, Polri juga mengerahkan alat berat dan sarana udara untuk membuka akses serta mendistribusikan bantuan ke wilayah yang belum dapat ditempuh melalui jalur darat.

Dirinya mengatakan bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan dasar pengungsi, mulai dari makanan, minuman, obat-obatan hingga pakaian. Bahkan, pada Rabu 26 Agustus 2025, Polri kembali mendistribusikan sekitar 15 ton logistik ke Pulau Palue.

“Isinya logistik, makanan, minuman, obat-obatan, pakaian yang dibutuhkan. Paling tidak kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh para pengungsi,” ujarnya.

Adapun ia menegaskan, Polri akan terus memantau wilayah terdampak hingga seluruh masyarakat yang membutuhkan mendapatkan bantuan. Masyarakat juga diminta aktif menyampaikan informasi apabila masih terdapat daerah yang belum terjangkau bantuan.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Rudi menambahkan, keselamatan korban dan kehadiran negara di tengah masyarakat menjadi fokus utama penanganan bencana. Karena itu, setiap informasi mengenai warga yang belum mendapatkan bantuan akan segera ditindaklanjuti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....