Korban Gempa NTT Capai 135 Orang
- 09 Sep 2026 09:20 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 135 orang hingga Selasa 8 September 2026. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan dari jumlah tersebut, 48 orang meninggal akibat dampak langsung gempa, sementara 87 orang lainnya meninggal akibat dampak tidak langsung.
“Per hari ini, jumlah yang meninggal akibat gempa bumi tersebut sebanyak 48 orang. Ini adalah warga yang terdampak langsung oleh gempa bumi,” kata Berton dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Selasa kemarin.
Jumlah korban meninggal akibat dampak langsung tersebut bertambah enam orang dibandingkan data terakhir yang disampaikan BNPB pada Jumat (4/9). BNPB menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban yang meninggal dunia akibat bencana tersebut.
“Semoga keluarga handai taulan diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Berton.
Selain korban meninggal dunia, BNPB mencatat 1.763 orang mengalami luka-luka, sementara sebanyak 70.382 orang masih mengungsi akibat gempa yang melanda sejumlah wilayah di NTT. Dampak bencana juga menyebabkan kerusakan besar pada permukiman dan fasilitas publik.
BNPB mencatat sebanyak 98.986 rumah mengalami kerusakan, yang terdiri atas kategori rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. Kerusakan juga terjadi pada berbagai fasilitas umum.
Sebanyak 712 fasilitas pendidikan, 157 fasilitas kesehatan, dan 663 unit perkantoran dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa. Di sisi penanganan darurat, BNPB terus menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Hingga Selasa (8/9), sebanyak 2.165 ton bantuan telah disalurkan ke wilayah NTT. Berton mengatakan bantuan tersebut disalurkan melalui sejumlah pintu masuk, terutama melalui Labuan Bajo dan Maumere.
“Hingga hari ini kami sudah menyampaikan 2.165 ton bantuan ke NTT, tentu sebagaimana kami sampaikan dahulu bahwa bantuan tersebut disampaikan melalui Labuan Bajo dan juga Maumere,” ucapnya.
BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan penanganan terhadap masyarakat terdampak, baik melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, penyaluran bantuan, maupun proses pemulihan pascabencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....