Pascagempa NTT, 180.327 Orang Mengungsi, Rumah Tak Rusak Pun Masih Ditinggalkan

  • 24 Agt 2026 20:31 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Rasa takut terhadap gempa susulan membuat ratusan ribu warga terdampak gempa Flores masih bertahan di pengungsian, meski sebagian rumah mereka tidak mengalami kerusakan atau hanya rusak ringan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto, mengatakan hingga Senin 24 Agustus 2026, tercatat sebanyak 180.327 warga masih mengungsi akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi masih tingginya kekhawatiran masyarakat terhadap gempa susulan. Terlebih, aktivitas kegempaan masih terjadi meski dalam dua hari terakhir menunjukkan tren penurunan.

“Hari ini masyarakat masih banyak yang takut, sehingga tetap mengungsi di luar rumah meskipun rumah-rumahnya tidak terdampak atau rusak ringan,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin 24 Agustus 2026 sore, di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Berdasarkan laporan BMKG, hingga Senin pukul 05.00 WIB telah tercatat 6.409 kali gempa, dengan gempa susulan terbesar bermagnitudo 6,2. Dari jumlah tersebut, sebanyak 139 gempa dirasakan masyarakat dan 33 gempa tercatat bermagnitudo 5 atau lebih.

BNPB menyebut aktivitas gempa dalam dua hari terakhir mulai menurun. Dalam 24 jam terakhir, hanya tercatat satu gempa yang dirasakan masyarakat.

Kendati demikian, kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Berdasarkan penjelasan BMKG, aktivitas gempa diperkirakan akan semakin stabil dalam waktu sekitar tiga hingga empat minggu.

Sementara itu, dampak gempa hingga kini tercatat cukup besar. BNPB mencatat 100 orang meninggal dunia, 1.603 orang luka-luka, 73.818 rumah rusak, serta 1.915 fasilitas umum mengalami kerusakan di tujuh kabupaten terdampak di Flores.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....