Update Gempa Flores: 100 Orang Meninggal, 180 Ribu Mengungsi

  • 24 Agt 2026 18:58 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 100 orang meninggal dunia akibat gempa bumi yang melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Data tersebut merupakan pemutakhiran hingga pukul 05.00 WITA.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, menyampaikan, gempa Flores berdampak pada tujuh kabupaten, dengan dampak paling parah tercatat di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

“Gempa Flores ini berdampak pada tujuh kabupaten, dengan dampak paling parah berada di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur,” ujar Suharyanto.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 1.603 orang mengalami luka-luka dan 180.327 jiwa masih mengungsi. Sementara itu, kerusakan tercatat pada 73.818 rumah serta 1.915 fasilitas umum dan infrastruktur.

Aktivitas kegempaan juga masih terus dipantau. Hingga laporan tersebut, tercatat 6.409 kali gempa dengan gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2. Sebanyak 33 kejadian tercatat memiliki magnitudo 5,0 atau lebih, sementara gempa yang dirasakan masyarakat mencapai 139 kali.

BNPB menyebut aktivitas gempa mulai menunjukkan penurunan dalam dua hari terakhir. Dalam 24 jam terakhir, hanya satu gempa yang dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.

“Dalam dua hari terakhir aktivitas gempa menunjukkan penurunan. Dalam 24 jam terakhir hanya ada satu gempa yang dirasakan oleh masyarakat,” kata Suharyanto.

Meski aktivitas kegempaan mulai menurun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta arahan petugas di lapangan.

Aktivitas gempa diperkirakan semakin stabil dalam beberapa minggu ke depan. Namun, perkembangan kondisi tetap perlu dipantau karena data kebencanaan masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai hasil pendataan serta pemutakhiran di lapangan.

Untuk memperoleh informasi terbaru terkait Gempa NTT 2026, BNPB menyediakan kanal Data Update Bencana melalui data.bnpb.go.id/gempantt2026. Informasi mengenai relawan dan koordinasi penanganan juga tersedia melalui Desk Relawan BNPB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....