Menkeu Purbaya Tinjau Penanganan Warga Terdampak Gempa di Manggarai

  • 19 Agt 2026 19:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai - Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, meninjau langsung penanganan warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Rabu 19 Agustus 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak berjalan sesuai kondisi di lapangan.

Menteri Purbaya bersama rombongan tiba di Bandara Frans Sales Lega Ruteng, Kabupaten Manggarai, sekitar pukul 11.22 WITA. Kedatangannya disambut Ketua KPPN Ruteng, Akhmad Zainuddin, unsur Forkopimda Kabupaten Manggarai, serta perwakilan Bea Cukai dan Kantor Pajak Labuan Bajo.

Dari bandara, rombongan langsung menuju Posko Penanganan Bencana di Kantor BPBD Kabupaten Manggarai. Di lokasi tersebut, Menteri Purbaya mengecek ketersediaan dan distribusi logistik serta berdialog dengan Bupati Manggarai, Heribertus G.L. Nabit, terkait kebutuhan masyarakat yang masih memerlukan dukungan pemerintah pusat.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Purbaya menyebut pemerintah pusat telah menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp44,1 miliar untuk membantu penanganan dampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai.

"Saya bilang ke Pak Bupati, pakai dulu itu nanti kalau kurang kami akan laporkan ke Bapak Presiden. Pak Presiden pasti akan menyiapkan anggaran lebih untuk daerah yang terkena bencana," ujarnya.

Menurut Purbaya, berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah, salah satu kebutuhan yang masih mendesak adalah penambahan tenda pengungsian. Bantuan tenda dari BNPB juga telah mulai dikirim ke Kabupaten Manggarai.

"Saya juga minta Dirjen untuk monitor terus kondisi keuangan di sini untuk memastikan mereka cukup dana untuk membantu masyarakat di sini. Kita di pusat monitor terus, akan menyiapkan anggaran yang dibutuhkan, tentunya dengan persetujuan Bapak Presiden dan menunggu petunjuk Bapak Presiden," katanya.

Usai meninjau Posko BPBD, Menteri Purbaya bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi pengungsian di Lapangan SDI Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri'i. Pantauan RRI, ratusan warga masih bertahan di lokasi pengungsian dengan memanfaatkan tenda-tenda darurat yang didirikan secara swadaya.

Puluhan tenda telah berdiri di lapangan tersebut dan dilengkapi fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada warga terdampak. Kehadiran Menteri Purbaya disambut antusias masyarakat. Ia menyambangi sejumlah tenda warga dan mengecek langsung fasilitas kesehatan yang tersedia di lokasi pengungsian.

Camat Wae Ri'i, Damianus Jemparu, dalam laporannya menyebut sebagian besar bantuan yang telah diterima sudah didistribusikan kepada masyarakat terdampak. Saat ini, sebanyak 703 warga masih mengungsi di wilayah tersebut.

Selain data pengungsi, pemerintah juga mencatat kerusakan sebanyak 1.315 rumah dengan kategori rusak berat, 708 rumah rusak sedang, dan 717 rumah rusak ringan.

"Bapak Menteri, izin kami melaporkan itu lokusnya itu ada di Desa Ranaka. Di Desa Ranaka ini ada 175 KK setara dengan jumlah rumahnya mereka, Pak Bapak Menteri. Di situ jumlah jiwa yang terdampak itu ada," ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Purbaya juga menyerahkan bantuan logistik dari Kementerian Keuangan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa. Bantuan terdiri atas 380 lembar selimut, 81 terpal, 200 paket pakaian, 4.100 kilogram beras, 210 liter minyak goreng, 2.240 kilogram gula pasir, 225 dus susu, 150 dus mi instan, dan 300 papan telur.

Selain itu, bantuan mencakup 200 dus makanan ringan, 540 dus air mineral, 20 dus kopi dan teh, 20 dus sereal, 30 dus sabun, 60 dus popok, 64 dus pembalut, lima dus pasta gigi, lima dus handbody, 13 dus bumbu dapur, serta tujuh dus kecap dan saus. Di hadapan masyarakat, Menteri Purbaya memastikan pemerintah pusat terus memantau kondisi warga terdampak dan memenuhi kebutuhan selama masa tanggap darurat.

Pemerintah juga akan memperkuat koordinasi dengan BNPB dan Kementerian Sosial untuk memastikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat dapat segera dipenuhi. Apabila masih terdapat kekurangan, bantuan akan kembali ditambah berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Menteri Purbaya turut menyoroti kondisi tenda pengungsian yang sebagian masih didirikan secara swadaya oleh masyarakat. Pemerintah pusat melalui BNPB akan mengirimkan tenda pengungsian yang lebih layak untuk mendukung warga selama berada di lokasi pengungsian.

Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan dirinya mendapat tugas mendampingi Menteri Keuangan untuk memastikan bantuan pemerintah dapat diterima langsung oleh masyarakat terdampak.

"Kami mendapatkan tugas untuk mendampingi Menteri Keuangan dalam rangka memastikan bahwa bantuan yang dikirimkan oleh pemerintah itu bisa sampai di tengah-tengah masyarakat. Dan tentunya ini juga mengirimkan pesan yang kuat bahwa pemerintah bersama-sama DPR peduli terhadap apa yang terjadi dengan masyarakat di wilayah Flores yang sedang mengalami bencana gempa bumi," ujarnya.

Menteri Purbaya berharap kondisi segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali ke rumah dan menjalankan aktivitas seperti biasa setelah situasi dinyatakan aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....