Helikopter Dauphin Basarnas Evakuasi Korban Kritis Gempa Dari Manggarai Timur

  • 19 Agt 2026 12:58 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Helikopter Dauphin Basarnas mengevakuasi Adelina Ndimias, 77 tahun, dari Manggarai Timur menuju Labuan Bajo untuk penanganan medis segera. Evakuasi berlangsung pada hari kelima operasi SAR setelah gempa bumi berkekuatan M 7,7 mengguncang Pulau Flores Rabu 19 Agustus 2026 pagi.

Helikopter tiba di Manggarai Timur sekitar pukul 11.15 WITA dan langsung membawa korban menuju RSUD Pratama Komodo.

Korban didampingi seorang anggota keluarga selama penerbangan yang berlangsung sekitar 30 menit menuju Labuan Bajo untuk perawatan lanjutan.

Tim medis Kementerian Kesehatan menduga Adelina mengalami fraktur basis cranii atau patah tulang pada bagian dasar tengkoraknya.

Kondisi tersebut membuat korban membutuhkan penanganan medis lebih lanjut di fasilitas kesehatan dengan dukungan layanan spesialis memadai.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan evakuasi medis menjadi bagian penting operasi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan warga terdampak yang mengalami kondisi medis membutuhkan perhatian segera.

Selain mengevakuasi korban kritis, Tim SAR Gabungan tetap menyisir sejumlah lokasi bangunan runtuh di wilayah Manggarai Timur.

Penyisiran juga dilakukan pada sejumlah kabupaten terdampak lainnya untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat selama pencarian.

Operasi SAR memasuki hari kelima dengan fokus penanganan korban sekaligus pencarian warga yang kemungkinan masih membutuhkan pertolongan. Tim gabungan mengerahkan kemampuan personel dan dukungan udara untuk menjangkau wilayah terdampak secara lebih cepat dan efektif.

Basarnas menyatakan evakuasi medis akan terus dilakukan terhadap warga yang membutuhkan perawatan lebih lanjut akibat dampak gempa bumi. Upaya tersebut sekaligus mendukung Kementerian Kesehatan dalam memastikan korban memperoleh layanan medis sesuai kondisi masing-masing.

Dengan dukungan helikopter, proses pemindahan korban dari wilayah terdampak dapat berlangsung lebih cepat menuju fasilitas kesehatan rujukan. Tim SAR Gabungan kini melanjutkan pencarian dan penanganan korban di Manggarai Timur serta wilayah Flores terdampak lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....