Kapolri Serahkan Bantuan untuk Pengungsi Gempa di Ronting Manggarai Timur
- 18 Agt 2026 23:20 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pengungsi gempa di Posko Ronting, Manggarai Timur, Selasa 18 Agustus 2026 siang. Kunjungan bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi itu memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Rombongan tiba sekitar pukul 13.45 WITA setelah sebelumnya mendarat menggunakan helikopter dari Labuan Bajo di Lapangan Naga Banda. Dari sana rombongan melanjutkan perjalanan darat menuju Dampek sebelum mencapai Posko Ronting di Desa Satar Kampas Manggarai Timur.
Posko tersebut menampung sekitar 500 jiwa pengungsi yang terdampak gempa dan membutuhkan dukungan kebutuhan dasar selama darurat berlangsung. Di lokasi itu Kapolri dan Titiek Soeharto berinteraksi langsung dengan warga untuk mendengar kondisi mereka selama mengungsi sementara.
Dalam kunjungan tersebut Kapolri menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat terdampak yang bertahan di Posko Ronting hingga kini. Bantuan utama berupa 1.300 paket sembako disiapkan untuk menopang kebutuhan pangan pengungsi selama masa tanggap darurat berlangsung setempat.
Setiap paket berisi mi instan, gula, teh celup, kecap, biskuit, beras serta minyak goreng untuk kebutuhan harian pengungsi setempat.
Bantuan tambahan mencakup 19 unit spon, obat-obatan, dua unit Starling, serta perlengkapan kebutuhan pengungsi lainnya yang dibutuhkan warga.
Sebanyak 18 dos obat-obatan, satu boks mainan anak, dua tenda putih, dan lima tenda peleton turut disalurkan hari itu. Bantuan lain berupa 82 dos selimut, 30 dos ransum, dan 1.500 kantong minyak untuk menopang kebutuhan harian warga.
Untuk kebutuhan air, rombongan menyerahkan lima tandon beserta perlengkapannya, dua lem pipa, selang besar, keran, serta pipa pendukung.
Perlengkapan tersebut ditempatkan di posko untuk mendukung distribusi air dan kebutuhan sanitasi pengungsi selama masa tanggap darurat berlangsung.
Kehadiran bantuan itu menyasar kebutuhan paling mendesak, mulai pangan, kesehatan, tempat tinggal, hingga kebutuhan anak selama pengungsian sementara. Di tengah keterbatasan fasilitas, warga menerima dukungan logistik sekaligus perhatian langsung dari pejabat yang datang ke posko tersebut.
Kapolri datang bersama pejabat utama Mabes Polri dan rombongan Anggota Komisi IV DPR RI dalam kunjungan tersebut langsung.
Rombongan antara lain didampingi Asops Kapolri Komjen Muhammad Fadil Imran, Dankor Brimob Komjen Ramadani Hidayat, serta pejabat lainnya.
Turut hadir Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Kapolda NTT Rudi Darmoko, dan Wakil Gubernur Johni Asadoma beserta.
Unsur Forkopimda dan pejabat terkait ikut mendampingi, memperlihatkan koordinasi lintas lembaga dalam penanganan bencana di lapangan setempat.
Di tingkat daerah, Kapolres Manggarai Timur AKBP Haryanto menerima langsung kedatangan rombongan di Posko Pengungsi Ronting siang itu. Para pejabat utama Polres Manggarai Timur kemudian mengikuti rangkaian peninjauan dan penyerahan bantuan kepada warga terdampak di sana.
Peninjauan tidak sekadar menyerahkan logistik, tetapi juga memberi ruang bagi warga menyampaikan kebutuhan mereka secara langsung kepada rombongan. Interaksi itu menjadi bagian penting karena kebutuhan pengungsi dapat berubah mengikuti kondisi lapangan dan lamanya masa darurat berlangsung.
Situasi pengungsian di Ronting masih membutuhkan penguatan fasilitas dasar, terutama tenda, sanitasi, air bersih, dan layanan kesehatan memadai. Karena itu, distribusi bantuan diarahkan untuk menjaga kebutuhan harian warga tetap terpenuhi selama penanganan darurat berlangsung di lapangan.
Respons cepat juga diperlukan untuk memastikan bantuan menjangkau warga yang masih bertahan di posko pengungsian hingga kini setempat. Selain kebutuhan pangan, perlengkapan air menjadi perhatian karena akses air bersih sangat penting bagi kesehatan pengungsi selama darurat.
Kunjungan Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI berlangsung di tengah penanganan gempa yang masih berjalan hingga kini. Polri sebelumnya juga mengerahkan personel serta dukungan transportasi udara untuk evakuasi, pelayanan kesehatan, dan distribusi logistik ke wilayah terdampak.
Langkah tersebut memperkuat rantai bantuan dari pusat hingga titik pengungsian yang menghadapi kebutuhan paling mendesak di lapangan langsung. Data sebelumnya mencatat puluhan ribu warga tersebar di sejumlah titik pengungsian pada tujuh kabupaten terdampak di NTT.
Setelah peninjauan selesai, rombongan meninggalkan Posko Pengungsi Ronting untuk melanjutkan perjalanan kembali menuju Reok, Kabupaten Manggarai pada sore itu. Kunjungan berakhir setelah bantuan diserahkan dan kebutuhan warga dipetakan melalui interaksi langsung selama berada di lokasi pengungsian tersebut.
Penyaluran logistik diharapkan menjaga kebutuhan dasar pengungsi tetap tersedia sembari proses penanganan dan pemulihan pascagempa terus berlangsung bertahap.
Sinergi pemerintah, DPR RI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci agar bantuan menjangkau warga terdampak secara berkelanjutan di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....