Akses Terputus, Warga Reka Kesulitan Beras dan Air
- 18 Agt 2026 07:55 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Warga Kampung Reka, Desa Reka, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, hingga Selasa, 18 Agustus 2026, masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar pascagempa yang mengguncang wilayah tersebut. Akses jalan menuju wilayah itu dilaporkan rusak parah dan tertimbun material longsor akibat gempa.
Kondisi tersebut membuat warga kesulitan keluar menuju Kota Ende untuk membeli kebutuhan pokok, terutama beras dan bahan makanan lainnya. Rita, salah satu warga yang terdampak gempa asal Reka, mengatakan kondisi warga saat ini semakin sulit karena selain akses jalan terputus, sambungan pipa air juga mengalami kerusakan.
“Warga tidak bisa ke kota untuk membeli kebutuhan seperti beras dan bahan makanan lainnya. Sekarang kami kesulitan beras dan air,” ujar Rita.
Menurut Rita, warga sebelumnya telah berupaya berjalan menuju arah Wolokota untuk memperbaiki sambungan pipa air yang rusak. Namun, upaya tersebut terpaksa dihentikan karena gempa kembali terjadi dan warga memilih kembali ke kampung demi keselamatan.
“Tadi warga sudah berusaha jalan ke arah Wolokota untuk memperbaiki sambungan air, tetapi tidak jadi karena gempa. Akhirnya kami kembali lagi,” katanya.
Rita berharap kondisi tersebut segera mendapat perhatian dari pemerintah maupun pihak terkait. Warga membutuhkan bantuan berupa beras, air bersih, serta penanganan material longsor yang menutup akses jalan.
Ia berharap material longsor dapat segera disingkirkan agar kendaraan kembali bisa melintas dan bantuan kebutuhan pokok dapat masuk ke wilayah Reka. “Kami mohon bantuannya agar informasi ini disebarluaskan, sehingga warga Desa Reka bisa mendapat bantuan beras dan air, serta longsornya bisa digeser supaya kendaraan bisa lewat,” ucap Rita.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....