Kemensos Mobilisasi Logistik Korban Gempa NTT, Ahli Waris Dapat Tali Asih Rp15 Juta

  • 17 Agt 2026 10:02 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai - Kementerian Sosial (Kemensos) memobilisasi bantuan logistik untuk mendukung penanganan darurat pascagempa bumi 7,7 magnitudo, yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu 15 Agung 2026 pagi.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan, sebanyak 50.000 paket bantuan dari Presiden secara teknis telah masuk ke NTT. Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke wilayah-wilayah terdampak.

“Untuk 50.000 bantuan paket Pak Presiden secara teknis sudah masuk ke NTT. Nanti pembagiannya ke masing-masing wilayah ini dalam proses. Setiap hari akan kita sampaikan informasinya,” kata Agus kepada media usai mengikuti upacara HUT RI ke-81 di Lapangan Langke Rembong, Ruteng, Manggarai, NTT.

Sementara itu, Wakil Menteri Sosial mengatakan Kemensos bersinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam melaksanakan penanganan darurat sesuai arahan Presiden.

“Kami sudah memobilisasi logistik dari gudang yang ada di Kupang, yaitu dari Gudang Sentra Effata dan gudang Dinsos Provinsi NTT,” ujarnya.

Selain dari gudang di Kupang, Kemensos juga memobilisasi bantuan melalui jalur laut dari Gudang Induk Bekasi menuju NTT. Bantuan tersebut akan diarahkan ke sejumlah titik yang membutuhkan penanganan segera.

Mensos menambahkan, Kemensos akan mendirikan dapur umum di titik-titik yang dinilai krusial untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi masyarakat terdampak bencana.

Selain bantuan logistik, Kemensos juga akan memberikan tali asih kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana. Setiap ahli waris akan menerima bantuan sebesar Rp15 juta untuk setiap korban meninggal dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....