Program Sampah Terpadu PTTEP Indonesia Raih Penghargaan Internasional

  • 27 Apr 2026 13:42 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - PTTEP Indonesia meraih penghargaan Best Environmental Excellence Award (Gold Level) dalam ajang The 18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 yang digelar pada 23 April 2026 di Bangkok. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan perusahaan dalam mengimplementasikan program pengelolaan sampah terpadu di sejumlah wilayah Indonesia, seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Toba, dan Lombok.

General Manager PTTEP Indonesia, Grinchai Hattagam, mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak lingkungan dan sosial melalui pendekatan ekonomi sirkular.

“Penghargaan ini mencerminkan komitmen kami dalam menciptakan dampak lingkungan dan sosial melalui program pengelolaan sampah terpadu berbasis ekonomi sirkular. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pengolahan sampah, tetapi juga mendorong perubahan perilaku dan membangun budaya keberlanjutan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan, Senin 27 April 2026.

Program tersebut mengusung pendekatan ekonomi sirkular dengan mengintegrasikan edukasi masyarakat, penguatan kelembagaan lokal, serta inovasi dalam pengolahan sampah menjadi sumber nilai ekonomi. Dampaknya tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran.

Sebagai bagian dari implementasi di NTT, PTTEP Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia meresmikan fasilitas pengolahan sampah organik dan pusat pendidikan lingkungan di Labuan Bajo pada 11 April 2026.

Peresmian tersebut dipimpin oleh Rofi Alhanif dan dihadiri perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia, Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, serta pemerintah daerah setempat.

Sejak dimulai pada 2024 di NTT, program ini mencakup berbagai inisiatif, seperti edukasi pemilahan sampah, pembentukan lebih dari 25 bank sampah di komunitas dan sekolah, pemasangan penghalang sampah untuk mencegah pencemaran laut, serta pengolahan sampah organik menjadi pakan ternak.

Sebelumnya, PTTEP Indonesia telah menginisiasi program serupa di Lombok sejak 2018 yang kemudian dikembangkan di Toba, Sumatera Utara. Keberhasilan di kedua wilayah tersebut menjadi dasar perluasan program ke NTT.

Penghargaan internasional ini semakin menegaskan posisi PTTEP Indonesia sebagai perusahaan energi yang berkomitmen pada praktik bisnis berkelanjutan serta berperan aktif dalam mendukung pengelolaan lingkungan dan pembangunan masyarakat di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....