Kemensos Salurkan Bantuan Rp609 Juta bagi Penyintas Gempa NTT

  • 16 Sep 2026 19:09 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama sejumlah organisasi perempuan dan komunitas sosial menyalurkan bantuan senilai Rp609.080.000 bagi penyintas bencana di wilayah Manggarai Barat, Manggarai, dan Ngada dan Nagekeo , Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan secara simbolis di lakuan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Rabu 16 September 2026.

Bantuan tersebut disalurkan dalam kegiatan sosial yang melibatkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial, Palapa (Perempuan Laju Perkasa), Rotary Club of Jakarta Menteng, Wonderful, Sahabat Kartini, Lovely, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), serta sejumlah organisasi lainnya.

Penasihat DWP Kementerian Sosial, Fatma Saifullah Yusuf, mengatakan bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat terdampak gempa, banjir, dan kebakaran, termasuk kelompok rentan seperti anak yatim, penyandang disabilitas, dan lanjut usia.

“Kami membawa santunan bagi korban meninggal dunia, korban luka berat, sembako, perlengkapan sekolah, serta bantuan untuk menghibur anak-anak,” ujar Fatma kepada media di Labuan Bajo.

Fatma juga menyampaikan, bantuan dari Kemensos mencakup santunan bagi dua ahli waris korban meninggal dunia masing-masing sebesar Rp15 juta. Selain itu, terdapat bantuan bagi 58 korban luka dengan total Rp450 juta, 300 paket sembako, dan 200 paket perlengkapan sekolah.

Kemensos juga menyalurkan bantuan atensi melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), berupa dua kursi roda untuk penyandang cerebral palsy, sembilan alat bantu dengar, paket tambahan nutrisi, dan perlengkapan kebersihan atau hygiene kit.

Selain bantuan Kemensos, sejumlah organisasi turut memberikan dukungan tambahan. Rotary Club of Jakarta Menteng menyalurkan Rp27 juta, Palapa Peduli NTT Rp82,12 juta, Persatuan Cricket Indonesia Provinsi NTT Rp25 juta, IWAPI Rp25 juta, dan PMKRI Rp50 juta.

Adapun bantuan tambahan lainnya berupa 20 paket masker, 420 amplop bantuan tunai, dan 400 tumbler.

Lebih lanjut, ia mengatakan, penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis melalui pemerintah daerah, sedangkan bantuan lainnya diserahkan langsung kepada penerima manfaat. Secara keseluruhan, kegiatan tersebut menyasar sekitar 400 penerima manfaat.

“Kemensos memiliki perhatian terhadap kelompok rentan, termasuk anak yatim, penyandang disabilitas, lansia, dan masyarakat terlantar. Kami datang untuk memberikan bantuan sebagai bentuk cinta kasih dan kepedulian kepada mereka,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga memberikan trauma healing kepada anak-anak penyintas bencana. Kegiatan itu diisi dengan permainan dan pemberian hadiah untuk membantu anak-anak kembali ceria setelah mengalami bencana.

Selain itu, Fatma berharap kegiatan tersebut dapat membantu mengurangi beban masyarakat terdampak bencana, sekaligus memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak.

“Harapan saya dan ibu-ibu semuanya, anak-anak tidak terus mengingat kejadian yang kemarin. Saya melihat mereka sangat gembira dan membawa pulang hadiah-hadiah dari kami. Mudah-mudahan mereka pulang membawa kebahagiaan dan merasa mendapatkan perhatian,” ujarnya.

Fatma menambahkan, meskipun kegiatan penyaluran secara simbolis dilaksanakan dalam satu hari, bantuan yang telah dibawa akan terus disalurkan oleh tim di lapangan kepada masyarakat yang membutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....