Manfaat Puasa Membuat Ginjal Mengatur Cairan Tubuh
- 30 Sep 2026 12:58 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Puasa Ramadan membuat ginjal mengatur cairan tubuh secara lebih ketat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi, Decsa Medika Hertanto, menjelaskan mekanisme tersebut.
Saat tidak ada asupan air, ginjal menahan cairan agar tubuh tetap terhidrasi. Mekanisme tersebut membantu tubuh mempertahankan kondisi selama menjalankan puasa Ramadan setiap hari.
Decsa menjelaskan ginjal bekerja mengatur air sesuai kebutuhan tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Ginjal menahan pengeluaran cairan ketika tubuh tidak menerima asupan air dari luar tubuh.
Menurut Decsa, kondisi itu berbeda pada orang yang mengalami gangguan fungsi ginjal. Kekurangan cairan sedikit saja dapat meningkatkan risiko cedera ginjal akut pada pasien tersebut.
Pasien gagal ginjal kronis membutuhkan evaluasi ketat sebelum memutuskan menjalankan ibadah puasa Ramadan. Decsa menyebut pasien stadium empat dan lima disarankan tidak menjalankan puasa Ramadan secara rutin.
Bagi orang dengan ginjal sehat, puasa dinilai dapat menjadi kesempatan menjaga kesehatan tubuh. Namun, kondisi kesehatan setiap orang tetap perlu menjadi pertimbangan sebelum menjalankan ibadah puasa.
Saat berbuka, Decsa menyarankan masyarakat memulai konsumsi cairan menggunakan air putih secukupnya. Ia menyebut kebutuhan cairan perlu dipenuhi secara bertahap sejak berbuka hingga waktu sahur.
Decsa menyarankan masyarakat tidak langsung mengonsumsi makanan berat setelah seharian menjalankan ibadah puasa. Menurutnya, pola berbuka perlu dijaga agar tubuh tidak menerima beban berlebihan secara mendadak.
Ia mengingatkan masyarakat makan sesuai kebutuhan dan berhenti ketika mulai merasa kenyang. Kebiasaan tersebut dinilai membantu menjaga kondisi tubuh selama menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Decsa menyebut ginjal bekerja mempertahankan cairan selama tubuh tidak menerima asupan air dari luar. Karena itu, masyarakat dengan gangguan ginjal perlu mendapatkan penilaian medis lebih dahulu sebelum berpuasa.
Kondisi ginjal sehat dan gangguan ginjal membutuhkan pertimbangan berbeda saat menjalankan ibadah puasa Ramadan. Decsa menekankan evaluasi diperlukan terutama bagi pasien dengan penyakit ginjal kronis tertentu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....