Kurus Belum Tentu Sehat, Kenali Risiko Skinny Fat
- 11 Agt 2026 15:34 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Tubuh kurus belum tentu sehat karena komposisi lemak dapat bermasalah. Kondisi skinny fat dapat meningkatkan risiko penyakit dua kali lipat dibanding orang obesitas.
Dokter spesialis gizi klinis, dr. Putri Sakti, Sp.GK menyatakan fenomena tersebut dalam podcast Room For Improvement. Dokter Putri menjelaskan skinny fat merupakan kondisi normal dengan lemak tubuh tinggi.
Massa otot pada kondisi tersebut juga dapat berada pada tingkat yang cukup rendah. Kondisi itu membuat seseorang tampak kurus meski menyimpan lemak tubuh berlebih secara tersembunyi.
Komposisi tubuh demikian tidak selalu terlihat melalui angka timbangan sehari-hari secara langsung saja. Dokter Putri mengatakan risiko penyakit dapat meningkat hingga dua kali lipat pada kondisi.
Risiko tersebut berkaitan dengan komposisi lemak tinggi serta massa otot yang cenderung rendah. Protein menjadi salah satu zat penting untuk membangun dan mengatur berbagai sistem tubuh.
Kebutuhan protein perlu dipenuhi bersama vitamin, mineral, karbohidrat, dan lemak secara seimbang pula. Dokter Putri menyebut tubuh kurus perlu dinilai melalui pemeriksaan komposisi tubuh secara menyeluruh.
Berat badan saja belum cukup menggambarkan kondisi nutrisi seseorang secara menyeluruh dengan tepat. Lingkar perut juga dapat membantu melihat kemungkinan penumpukan lemak tubuh seseorang secara berkala.
Namun, pemeriksaan komposisi tubuh dinilai lebih akurat untuk mengetahui kondisi tersebut secara menyeluruh. Perempuan idealnya memiliki lingkar perut kurang dari 80 sentimeter menurut penjelasan dokter tersebut.
Sementara laki-laki idealnya memiliki lingkar perut kurang dari 90 sentimeter menurut penjelasan dokter. Karena itu, tubuh kurus tetap membutuhkan perhatian terhadap pola makan seimbang setiap hari.
Penampilan fisik tidak dapat menjadi satu-satunya ukuran kesehatan tubuh seseorang secara menyeluruh sehari-hari. Pemeriksaan komposisi tubuh membantu mengetahui kondisi lemak dan otot seseorang secara lebih tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....