Anak Diare, Cairan Pengganti Penting Cegah Dehidrasi
- 21 Sep 2026 07:59 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Labuan Bajo – Diare pada anak perlu ditangani dengan tepat untuk mencegah dehidrasi yang dapat membahayakan kondisi tubuh.
Hal tersebut dibahas dalam program Zona Edukasi RRI SP Labuan Bajo yang dipandu presenter Yulin Amul, dengan narasumber dokter umum dr. Valensia Irawan.
Dalam pembahasan bertajuk “Diare pada Anak: Kenali, Cegah, dan Tangani dengan Tepat”, dijelaskan bahwa diare ditandai dengan buang air besar lebih encer dari biasanya.
Frekuensi buang air besar juga meningkat, umumnya lebih dari tiga kali dalam sehari.
“Diare pada anak perlu diperhatikan karena kehilangan cairan dapat terjadi cukup cepat. Karena itu, yang utama adalah mencegah anak mengalami dehidrasi,” jelas Valensia.
Menurutnya, diare pada anak dapat dipicu infeksi saluran pencernaan akibat virus maupun bakteri.
Kondisi tersebut juga dapat berkaitan dengan kebersihan makanan dan minuman serta kebiasaan menjaga kebersihan diri.
Salah satu kebiasaan yang perlu diperhatikan adalah mencuci tangan menggunakan sabun sebelum anak makan.
“Pencegahan bisa dimulai dari hal sederhana, seperti menjaga kebersihan tangan, makanan, minuman, dan lingkungan tempat anak beraktivitas,” ujarnya.
Saat anak mengalami diare, orang tua perlu memastikan kebutuhan cairannya tetap terpenuhi.
Pemberian cairan pengganti, termasuk larutan oralit, menjadi salah satu langkah penting untuk membantu menggantikan cairan yang hilang.
Air putih juga dapat diberikan sesuai kondisi anak. Sementara bayi yang masih menyusu tetap dianjurkan mendapatkan ASI secara rutin.
“ASI tetap diberikan pada bayi yang masih menyusu. Yang penting, kebutuhan cairan anak tetap dijaga selama mengalami diare,” kata Valensia.
Orang tua juga perlu memperhatikan kondisi anak selama mengalami diare, terutama tanda-tanda kekurangan cairan.
Jika kondisi anak memburuk atau membutuhkan penanganan lebih lanjut, orang tua perlu membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Melalui edukasi tersebut, orang tua diharapkan lebih memahami langkah pencegahan dan penanganan awal diare tanpa menunda pertolongan ketika kondisi anak membutuhkan pemeriksaan medis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....