Minum Kopi Jangan Langsung Sikat Gigi, Tunggu 30 Menit
- 19 Agt 2026 10:01 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Setelah minum kopi, masyarakat disarankan berkumur dengan air sebelum menyikat gigi. Dokter gigi Anggi menjelaskan kopi dan teh mengandung asam yang dapat memengaruhi permukaan gigi.
Karena itu, menyikat gigi segera setelah minum kopi justru berisiko menyebabkan abrasi permukaan gigi. Anggi menyarankan masyarakat berkumur menggunakan air setelah menikmati kopi atau teh untuk mengurangi.
Air membantu membersihkan sebagian sisa minuman yang menempel pada permukaan gigi setelah dikonsumsi. Namun, berkumur tidak menggantikan kebiasaan membersihkan gigi secara rutin setiap hari dengan benar.
Masyarakat tetap perlu menyikat gigi minimal dua kali sehari sesuai anjuran dokter. Waktu menyikat gigi perlu diperhatikan agar permukaan gigi tidak mudah terkikis secara berlebihan.
Menurut Anggi, masyarakat sebaiknya memberikan jeda sekitar 30 menit setelah makan sebelum menyikat gigi. Jeda tersebut diperlukan karena kondisi mulut masih bersifat asam setelah makanan masuk ke.
Selain kopi dan teh, minuman manis juga dapat meningkatkan risiko terbentuknya lubang gigi. Bakteri dalam mulut memanfaatkan gula dari makanan sebagai sumber makanan untuk terus berkembang.
Karena itu, masyarakat perlu membatasi konsumsi gula dan menjaga kebersihan gigi setelah makan. Air putih dapat menjadi pilihan setelah mengonsumsi minuman yang meninggalkan sisa permukaan gigi.
Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga kebersihan gigi tanpa melakukan perawatan berlebihan secara mandiri. Anggi menyarankan masyarakat tidak langsung menyikat gigi setelah menikmati kopi atau teh panas.
Jeda waktu diperlukan agar permukaan gigi tidak mengalami gesekan saat mulut masih asam. Kebiasaan berkumur menjadi langkah sederhana untuk mengurangi sisa minuman yang tertinggal pada gigi.
Namun, masyarakat perlu menjaga pola menyikat gigi secara teratur setiap hari sesuai anjuran dokter. Kopi dan teh juga dapat meninggalkan noda pada permukaan gigi jika sering dikonsumsi.
Menurut Anggi, sedotan dapat meminimalkan kontak minuman dengan gigi tetapi tidak sepenuhnya mencegahnya. Karena minuman tetap berada dalam mulut, sisa asam dapat menyebar pada permukaan gigi.
Minuman manis juga perlu dibatasi karena gula menjadi makanan bagi bakteri dalam mulut. Menjaga kebersihan dan mengatur waktu menyikat gigi membantu mengurangi risiko kerusakan permukaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....