Nikotin Tetap Berisiko bagi Jantung meski Sedikit

  • 15 Agt 2026 14:18 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Kota – Merokok dapat meningkatkan risiko gangguan pembuluh darah jantung meski dilakukan hanya sesekali. Dokter spesialis jantung Swastya Dwi Putra menjelaskan nikotin memengaruhi kondisi pembuluh darah.

Nikotin dapat memicu peradangan sehingga kolesterol LDL lebih mudah menempel pada pembuluh. Proses tersebut dapat mempercepat pembentukan plak yang berpotensi menyumbat pembuluh darah jantung.

Putra menegaskan risiko nikotin tidak hanya berasal dari rokok konvensional. Menurutnya, rokok elektronik atau vape juga mengandung nikotin yang tetap berisiko.

Karena itu, vape tidak otomatis menjadi pilihan yang lebih aman bagi jantung. Paparan asap rokok dari perokok aktif juga dapat berdampak kepada perokok pasif.

Putra menilai nikotin dapat menyebabkan gangguan fungsi lapisan pembuluh darah tubuh. Lapisan tersebut berperan penting menjaga kondisi pembuluh darah tetap sehat dan berfungsi terus.

Ketika terganggu, pembentukan plak menjadi lebih mudah terjadi pada pembuluh darah terus. Risiko semakin besar ketika kadar kolesterol tubuh juga tidak terkendali dengan baik.

Putra juga menyinggung kebiasaan merokok satu batang setiap hari tetap membawa risiko. Menurutnya, tidak ada alasan menganggap nikotin aman hanya karena jumlahnya sedikit.

Kasus pasien berusia 21 tahun menjadi salah satu pengalaman yang disampaikan Putra. Pasien tersebut mengalami serangan jantung setelah menjadi perokok aktif dengan konsumsi tinggi.

Sumbatan total ditemukan pada salah satu pembuluh darah utama jantung pasien. Fungsi pompa jantung pasien kemudian turun setelah terlambat mendapat penanganan medis.

Kasus tersebut menunjukkan pentingnya menghindari nikotin sejak usia muda untuk menjaga jantung. Perubahan kebiasaan menjadi langkah penting mencegah gangguan pembuluh darah sejak usia muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....