Zumba Bangun Komunitas Sehat dan Bahagia

  • 07 Agt 2026 13:20 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • It's Zumba Club di Kota Kupang membuktikan bahwa olahraga zumba mampu menjaga kebugaran tubuh sekaligus membangun kebersamaan dan meningkatkan kualitas hidup anggota komunitas.
  • Komunitas ini didirikan tiga tahun lalu oleh tiga instruktur zumba yang ingin membangun kelas sendiri setelah menghadapi tantangan di tempat sebelumnya.
  • Meskipun dimulai dengan jadwal latihan yang tidak pada jam utama dan hanya satu peserta, It's Zumba Club kini memiliki sekitar 20 anggota aktif yang konsisten berlatih.

RRI.CO.ID, Kupang - Komunitas It's Zumba Club di Kota Kupang membuktikan bahwa olahraga tidak hanya berfungsi menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga mampu membangun kebersamaan dan meningkatkan kualitas hidup anggotanya. Hal tersebut disampaikan dalam program Komunitas Bicara RRI Pro 1 Ende, Selasa, 4 Agustus 2026, yang menghadirkan ZIN dan Coach Sonya (Emiliana Kresensia Bhara) serta ZIN dan Coach Tiwi (Pratiwi Puspita Candra).

Sonya menjelaskan, It's Zumba Club berdiri sekitar tiga tahun lalu berawal dari tekad tiga instruktur Zumba yang ingin membangun kelas sendiri setelah menghadapi berbagai tantangan di tempat sebelumnya. Berbekal jadwal latihan yang tidak berada pada jam utama serta jumlah peserta yang sempat hanya satu orang, mereka tetap konsisten menggelar kelas hingga kini memiliki sekitar 20 anggota aktif.

Menurut Sonya, visi utama komunitas tersebut adalah mendorong masyarakat menjalani hidup sehat dan bahagia melalui aktivitas fisik yang menyenangkan. Ia menegaskan bahwa Zumba tidak menuntut kesempurnaan gerakan, melainkan mengajak setiap orang untuk terus bergerak sehingga lebih percaya diri, menjaga kesehatan jantung, memperkuat otot, serta meningkatkan kebugaran secara menyeluruh.

Tiwi menambahkan, Zumba dapat diikuti oleh hampir semua kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia dengan penyesuaian kondisi kesehatan masing-masing. Selain manfaat fisik, suasana latihan yang penuh semangat dan interaksi antarpeserta dinilai mampu mengurangi stres, memperluas pertemanan, serta menumbuhkan rasa kekeluargaan di dalam komunitas.

Dalam kesempatan itu, kedua narasumber juga membagikan sejumlah pengalaman anggota yang merasakan perubahan positif setelah rutin mengikuti Zumba. Beberapa peserta mengaku kondisi kesehatan seperti hipertensi, kadar gula darah, hingga keluhan nyeri sendi membaik setelah berolahraga secara teratur disertai pola hidup yang lebih sehat, meski manfaat tersebut tetap perlu didukung pemeriksaan dan anjuran tenaga kesehatan.

Menutup perbincangan, Sonya dan Tiwi mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menjadikan olahraga sebagai kebutuhan sehari-hari, bukan sekadar pilihan. Keduanya berharap semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya hidup aktif serta adanya dukungan pemerintah melalui penyediaan ruang publik dan fasilitas olahraga yang memadai agar budaya hidup sehat terus berkembang di Kota Kupang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....