Dokter Ingatkan Minuman Manis Berlebih Tingkatkan Risiko Gangguan Ginjal

  • 06 Agt 2026 07:56 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Jakarta — Dokter Rianti mengingatkan konsumsi minuman manis secara berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk penyakit metabolik dan gangguan fungsi ginjal. Masyarakat diimbau mulai membatasi asupan gula serta menerapkan pola hidup sehat sejak dini.

Pernyataan tersebut disampaikan Rianti dalam podcast Suara Berkelas saat membahas pengaruh pola konsumsi masyarakat terhadap kesehatan.

Menurut Rianti, perubahan gaya hidup turut memengaruhi meningkatnya kasus penyakit pada usia muda. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan mengonsumsi minuman manis yang kini semakin banyak dijumpai, terutama pada berbagai minuman kekinian.

Ia menjelaskan, kopi pada dasarnya bukan penyebab utama masalah kesehatan. Risiko justru berasal dari tambahan gula, krimer, maupun pemanis lainnya.

"Kopinya yang menjadi masalah bukan kopinya, tetapi tambahannya," ujar Rianti.

Rianti mengatakan konsumsi gula berlebih dapat memicu peningkatan kadar gula darah sehingga tubuh memproduksi insulin dalam jumlah lebih besar. Apabila kondisi tersebut berlangsung terus-menerus, risiko terjadinya resistensi insulin dan penyakit metabolik akan meningkat.

Selain membatasi konsumsi gula, Rianti juga mengingatkan pentingnya memenuhi kebutuhan cairan setiap hari sesuai kebutuhan tubuh.

Menurutnya, kekurangan cairan dapat menyebabkan penumpukan sisa metabolisme yang berpotensi meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.

Rianti mengajak masyarakat mulai menerapkan pola hidup sehat melalui pengaturan konsumsi gula dan pemenuhan kebutuhan cairan sebagai langkah sederhana untuk menekan risiko penyakit kronis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....