Dokter Anjurkan Makan Saat Lapar, Bukan Sekadar Ikuti Jadwal

  • 04 Agt 2026 07:24 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Jakarta – Dokter naturopati Hans Kristian mengingatkan masyarakat agar makan ketika benar-benar lapar. Kebiasaan makan berdasarkan jadwal dinilai belum tentu sesuai kebutuhan tubuh.

Menurut Hans, rasa lapar merupakan sinyal alami tubuh yang sebaiknya menjadi pedoman utama makan. Kebiasaan mengemil tanpa rasa lapar justru perlu dikurangi.

Ia menjelaskan makan sedikit tetapi terlalu sering merupakan salah satu kesalahpahaman tentang pola makan sehat. Kondisi tersebut tidak selalu memberikan manfaat bagi kebanyakan orang.

"Kalau tidak lapar jangan makan. Berhenti makan saat kenyang dan makan saat lapar," ujarnya dalam podcast Room For Improvent.

Hans mengatakan banyak orang makan karena dorongan emosional, bukan kebutuhan tubuh sebenarnya. Lapar mata sering membuat seseorang mengonsumsi camilan secara berlebihan.

Ia juga tidak menyarankan kebiasaan mengonsumsi camilan di antara waktu makan utama. Menurutnya, tubuh tidak selalu membutuhkan tambahan makanan setiap beberapa jam.

Hans menilai pola makan sebaiknya disesuaikan dengan sinyal biologis tubuh masing-masing. Kebiasaan tersebut lebih penting dibanding sekadar mengikuti jadwal makan harian.

Ia menambahkan setiap orang memiliki kondisi kesehatan dan kebiasaan yang berbeda. Karena itu, pola makan tidak dapat disamaratakan untuk seluruh masyarakat.

Hans mengingatkan perubahan pola makan sebaiknya dilakukan secara bertahap dan konsisten. Tujuannya menjaga kesehatan metabolik dalam jangka panjang.

Masyarakat diimbau memahami kebutuhan tubuh sebelum mengikuti tren pola makan tertentu. Edukasi yang tepat dinilai membantu membangun kebiasaan makan lebih sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....