Dinkes Ende Catat Peningkatan Kasus ISPA Selama Musim Kemarau
- 31 Jul 2026 20:36 WIB
- Ende
Poin Utama
- Dinas Kesehatan Kabupaten Ende mencatat adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama periode Januari hingga Juni 2026.
- Pengelola Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Yayu Sulastri, SKM., MPH, mengatakan peningkatan kasus ISPA terpantau melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).
- Menurutnya, perubahan cuaca selama musim kemarau turut memengaruhi kondisi lingkungan sehingga meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit.
- Ia mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, batuk berkepanjangan, atau sesak napas.
RRI.CO.ID, Ende - Dinas Kesehatan Kabupaten Ende mencatat adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama periode Januari hingga Juni 2026. Peningkatan tersebut menjadi perhatian karena musim kemarau dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat cuaca kering dan kualitas udara yang menurun.
Pengelola Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Yayu Sulastri, SKM., MPH, mengatakan peningkatan kasus ISPA terpantau melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR). Sistem tersebut digunakan untuk memantau perkembangan penyakit secara rutin dari seluruh puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Ende.
Yayu menjelaskan setiap laporan peningkatan kasus akan segera ditindaklanjuti oleh petugas kesehatan. "Pada periode Januari sampai Juni memang ada peningkatan kasus ISPA. Jika ditemukan peningkatan kasus, kami segera melakukan verifikasi, penyelidikan epidemiologi, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat," ujarnya dalam program Indonesia Sehat RRI Pro 1 Ende, pada Jumat 10 Juli 2026.
Menurutnya, perubahan cuaca selama musim kemarau turut memengaruhi kondisi lingkungan sehingga meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit. Selain ISPA, masyarakat juga perlu mewaspadai penyakit seperti diare, demam berdarah, hingga gangguan kesehatan akibat terbatasnya ketersediaan air bersih.
Ia mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, batuk berkepanjangan, atau sesak napas. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kondisi penyakit menjadi lebih berat.
Yayu juga mengingatkan masyarakat agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) selama musim kemarau. Ia menyarankan masyarakat memperbanyak konsumsi air putih, menjaga kebersihan lingkungan, serta menggunakan masker saat beraktivitas di tempat berdebu untuk mengurangi risiko ISPA.
Menurutnya, deteksi dini dan pelaporan cepat menjadi bagian penting dalam mencegah penyebaran penyakit di tengah musim kemarau. Karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Ende terus memperkuat pemantauan melalui sistem surveilans dan mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kesehatan diri maupun lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....