Kolaborasi Lintas Dokter Spesialis Kunci Keberhasilan Penanganan Tumor

  • 03 Mar 2026 05:06 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Penanganan tumor payudara merupakan kerja tim yang melibatkan kolaborasi erat antara dokter bedah, radiologi, patologi anatomi, hingga onkologi. Hal ini ditegaskan dr. Anselmus Danus Aria, Sp.B, dalam Obrolan Kesehatan Program Indonesia Sehat Pro1 RRI Ende, Jumat, 27 Februari 2026.

Dokter bedah umum bertindak sebagai pintu awal yang melakukan diagnostik awal sebelum mengarahkan pasien ke tahap pemeriksaan penunjang. Evaluasi mendalam diperlukan untuk memastikan langkah medis selanjutnya tepat sasaran sesuai kondisi fisik dan stadium penyakit pasien.

Bantuan sejawat dokter radiologi sangat krusial dalam proses diagnostik non-invasif melalui penggunaan alat USG payudara hingga mamografi. Hasil pemindaian tersebut akan memberikan penilaian atau skor birads yang menjadi dasar bagi dokter bedah untuk menentukan tingkat keparahan.

Peran dokter spesialis Patologi Anatomi kemudian muncul untuk memeriksa sampel jaringan guna memastikan apakah tumor tersebut bersifat jinak atau ganas. Jika tumor dinyatakan jinak, tindakan medis yang diambil biasanya cukup berupa eksisi tumor disertai observasi berkala tanpa tindakan tambahan berat.

Pada kasus tumor stadium awal, dokter bedah umum di RSUD Ende dapat melakukan tindakan operasi pengangkatan secara langsung dan mandiri. Namun, evaluasi pascaoperasi tetap dilakukan secara rutin setiap enam bulan hingga satu tahun sekali guna memantau kemungkinan munculnya jaringan baru.

Alur penanganan akan berlanjut ke dokter bedah onkologi apabila kondisi pasien sudah memasuki stadium lanjut atau memerlukan tindakan yang lebih kompleks. Dokter bedah onkologi memiliki peran menyeluruh mulai dari tahap awal penanganan hingga proses pemulihan pasien secara tuntas dan berkelanjutan.

Fasilitas kesehatan di Ende saat ini sudah mampu menangani kasus kanker payudara stadium satu dan dua yang tidak memerlukan kemoterapi awal. Jika hasil diagnosa menunjukkan perlunya kemoterapi sebelum atau sesudah operasi, maka pasien akan dirujuk secara sistematis ke spesialis onkologi.

Sinergi antar spesialis ini bertujuan untuk memberikan pelayanan medis yang komprehensif dan meminimalisir risiko kegagalan dalam proses penyembuhan pasien. Masyarakat diharapkan tidak ragu untuk memulai konsultasi karena tim medis bekerja secara terintegrasi demi memberikan hasil pengobatan yang paling maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....