Krisis Dokter, Lima Puskesmas Ende tanpa Tenaga
- 25 Feb 2026 09:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, tengah menghadapi krisis serius kekurangan tenaga medis, terutama dokter, yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Kondisi ini paling terasa di sejumlah puskesmas yang hingga kini belum memiliki dokter tetap.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dr. Maria Avelina Pani, saat dikonfirmasi RRI di Ende, Rabu 25 februari 2026 mengakui keterbatasan tersebut. Ia menyebut, kekosongan dokter di beberapa puskesmas menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya teratasi.
Menurut dr. Maria, sedikitnya lima puskesmas belum memiliki tenaga dokter. Kelima fasilitas layanan kesehatan itu yakni Puskesmas Ndona, Puskesmas Ngalupolo, Puskesmas Loboniki, Puskesmas Watunggere, dan Puskesmas Uzuzozo. Khusus Puskesmas Uzuzozo, fasilitas tersebut direncanakan segera diresmikan dalam waktu dekat.
| Baca juga: Diagnosis Awal Kunci Tangani Tumor Payudara |
Ia menjelaskan, keterbatasan tenaga dokter terjadi karena distribusi tenaga medis yang belum merata serta minimnya minat dokter untuk bertugas di wilayah tertentu. Dampaknya, pelayanan kesehatan dasar seperti pemeriksaan umum dan penanganan kasus darurat ringan belum dapat berjalan optimal.
Untuk menyiasati kekosongan di Puskesmas Ndona, Dinas Kesehatan menugaskan satu dokter dari Puskesmas Onekore guna membantu pelayanan. Skema ini diberlakukan sementara sambil menunggu penempatan dokter definitif.
“Selama belum ada dokter yang ditempatkan di Puskesmas Ndona, maka yang bersangkutan bertugas di sana dan bisa bergantian dengan dokter Tinus sebagai bagian dari Puskesmas Onekore. Itu yang bisa kita atasi sekarang,” ujar dr. Maria Aveina
Langkah penugasan lintas puskesmas tersebut diharapkan mampu menjaga kesinambungan layanan kesehatan bagi masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa solusi jangka panjang tetap diperlukan agar setiap puskesmas memiliki dokter tetap.
Pemerintah daerah, kata dia, terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk penambahan formasi tenaga dokter. Harapannya, dalam waktu dekat kebutuhan dokter di Kabupaten Ende dapat terpenuhi sehingga pelayanan kesehatan masyarakat kembali optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....