Vaksinasi HPV Kunci Utama Cegah Kanker Serviks Dini
- 09 Feb 2026 15:15 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Ende, dr. Nessyah Fatahan, menekankan pentingnya vaksinasi HPV bagi anak perempuan sejak usia sekolah dasar. Hal tersebut disampaikan dalam Obrolan Kesehatan Indonesia Sehat Pro1 RRI Ende bersama dr. Nessyah Fatahan SpOG - Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Ende, Jumat, 06 Februari 2026.
Langkah preventif ini menjadi krusial mengingat infeksi virus HPV dapat menyerang siapa saja yang sudah aktif secara seksual tanpa gejala awal. Virus ini tidak hanya mengincar wanita, namun laki-laki juga berisiko terkena kanker penis meski prevalensinya tidak sebesar kanker serviks.
| Baca juga: Protokol Isolasi Mandiri Pasien TBC di Rumah |
Proses perubahan dari infeksi virus menjadi kanker membutuhkan waktu cukup lama, yakni berkisar antara 3 hingga 17 tahun. Sayangnya, banyak perempuan di wilayah Ende tidak menyadari fase infeksi ini karena tubuh seringkali tidak merasakan keluhan apa pun.
Pemerintah sendiri telah menyediakan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) untuk memberikan vaksinasi kepada siswi kelas 5 dan 6 SD. Pemberian vaksin sebanyak dua dosis tersebut diklaim sangat efektif karena diberikan saat seseorang belum pernah melakukan kontak seksual.
Selain vaksinasi, dr. Nessyah mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas pemeriksaan gratis yang tersedia di seluruh Puskesmas di Kabupaten Ende. Fasilitas kesehatan tingkat pertama ini sudah dilengkapi dengan alat tes HPV DNA serta metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).
Tingginya angka pernikahan dini di wilayah Ende menjadi perhatian khusus bagi para tenaga medis dalam upaya pencegahan kanker ini. Kondisi tersebut menuntut kesadaran orang tua untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan perlindungan imunisasi sebelum memasuki usia produktif.
Masyarakat diharapkan tidak lagi merasa takut atau tabu untuk melakukan deteksi dini melalui metode Papsmear ataupun pemeriksaan IVA. Deteksi pada tahap prakanker jauh lebih mudah ditangani dan memberikan peluang kesembuhan yang sangat tinggi bagi pasien.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....