Dokter Nessyah Fatahan: Pemeriksaan Gratis Kanker Serviks di Puskesmas Masih Rendah
- 09 Feb 2026 15:15 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kesadaran masyarakat Kabupaten Ende untuk melakukan deteksi dini kanker serviks melalui fasilitas kesehatan gratis dilaporkan masih sangat minim. Hal ini terungkap dalam Obrolan Kesehatan Indonesia Sehat Pro1 RRI Ende bersama dr. Nessyah Fatahan SpOG - Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Ende, Jumat, 06 Februari 2026.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Ende, dr. Nessyah Fatahan, mengungkapkan bahwa dari 2.000 alat tes yang disediakan pemerintah, baru sekitar 200 yang digunakan. Padahal, pemeriksaan seperti tes HPV DNA dan IVA tersedia secara cuma-cuma bagi masyarakat di seluruh Puskesmas wilayah Ende.
Layanan pemeriksaan ini merupakan program nasional yang bertujuan menekan angka kematian ibu akibat kanker serviks yang sering terlambat dideteksi. Di kota-kota besar, prosedur medis ini umumnya memerlukan biaya yang tidak sedikit jika dilakukan secara mandiri di rumah sakit swasta.
Deteksi dini sangat dianjurkan bagi perempuan yang sudah aktif berhubungan seksual selama lebih dari satu tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap diri sendiri. Pemeriksaan ini berfungsi untuk menemukan sel prakanker sebelum berkembang menjadi penyakit ganas yang mematikan dan sulit diobati.
Terkait prosedur, dr. Nessyah menegaskan tidak ada syarat rumit bagi masyarakat yang ingin memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat. Pasien hanya disarankan untuk menunda pemeriksaan jika sedang dalam kondisi hamil atau tengah mengalami siklus menstruasi dengan volume darah yang banyak.
Menanggapi kekhawatiran masyarakat, ia menjelaskan bahwa kanker serviks bukanlah penyakit keturunan yang bisa ditularkan dari ibu ke anak saat kehamilan. Namun, jika seorang ibu hamil mengidap kanker serviks, proses persalinan normal akan sangat berisiko memicu perdarahan hebat yang mengancam nyawa.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mendiagnosis sendiri keluhan keputihan berbau, karena gejala tersebut memerlukan pemeriksaan medis yang akurat. Tubuh sering kali memberikan sinyal peringatan, sehingga merespons sinyal tersebut dengan pemeriksaan ke dokter spesialis adalah langkah instrumen terbaik.
Melalui momentum Hari Kanker Sedunia, dr. Nessyah mengajak seluruh warga Ende untuk tidak menyia-nyiakan ketersediaan alat deteksi dini yang masih melimpah. Kepedulian untuk memeriksakan diri sejak dini adalah kunci utama dalam memutus rantai penyebaran virus HPV yang menjadi pemicu utama kanker.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....