Kenali 'Third-Hand Smoker', Sisa Asap Rokok di Baju yang Picu Risiko TBC
- 09 Jun 2026 10:26 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Maumere - Bahaya laten tembakau kini tidak lagi hanya mengintai perokok aktif dan pasif yang menghirup asapnya secara langsung. Ancaman baru bernama third-hand smoker atau sisa racun asap rokok yang menempel pada baju, rambut, hingga gorden rumah kini resmi diidentifikasi sebagai salah satu pemicu utama meningkatnya risiko penularan TBC.
Paparan residu kimia yang mengendap lama di dalam ruang domestik ini terbukti ampuh meruntuhkan sistem imunitas tubuh penghuni rumah secara perlahan. Kondisi tersebut membuat anak-anak dan keluarga menjadi sangat rentan terhadap serangan bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang organ pernapasan.
"Banyak yang tidak sadar bahwa racun rokok yang menempel di sofa dan pakaian bisa merusak sistem pertahanan tenggorokan anak-anak kita," ujar dokter spesialis paru RSUD dr. TC Hillers Maumere, dr. Hendra Tanuwijaya, Sp.P. Akibatnya, anggota keluarga yang tidak pernah merokok sekalipun menjadi sangat gampang terserang infeksi paru-paru yang parah.
Fenomena ini menjadi alarm keras bagi masyarakat mengingat bakteri TBC sangat mudah berkembang biak pada tubuh dengan daya tahan rendah. Selain karena faktor lingkungan padat, kebiasaan merokok di luar rumah ternyata tetap menyisakan ancaman fatal bagi balita saat pelaku pulang ke rumah.
Pihak medis setempat juga terus mengedukasi warga agar segera melakukan deteksi dini jika menemukan gejala batuk berulang selama lebih dari dua minggu. Masyarakat diimbau untuk tidak menganggap remeh gejala penurunan berat badan drastis yang kerap disertai sesak napas.
"Pemeriksaan dahak dan rontgen bisa diakses secara gratis di Puskesmas terdekat tanpa harus langsung datang ke dokter spesialis," tambah dr. Hendra. Penanganan yang cepat sejak fasilitas kesehatan tingkat pertama sangat krusial guna mencegah kerusakan permanen pada struktur paru-paru pasien.
Langkah preventif ini diharapkan mampu menekan angka penularan TBC di wilayah Flores dan sekitarnya yang hingga kini masih fluktuatif. Kesadaran untuk menciptakan rumah bebas dari kepungan zat kimia rokok menjadi kunci utama dalam menyelamatkan generasi masa depan dari bahaya TBC.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....