Sediakan Obat P3K Secukupnya Untuk Jaga Kesehatan Keluarga

  • 31 Jan 2026 12:26 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, ENDE - Masyarakat diimbau untuk tidak berlebihan dalam menyetok obat-obatan di rumah meskipun cuaca ekstrem sedang melanda wilayah Ende. Narasumber program Indonesia Sehat Pro 1 RRI Ende, Jumad, 30 Januari 2026, dr. Yosefa Lily Londa, menegaskan bahwa prinsip penyimpanan obat bagi masyarakat awam harus sederhana dan sesuai kebutuhan saja.

Obat-obatan wajib yang harus tersedia di rumah antara lain adalah penurun panas atau parasetamol serta satu jenis obat flu. Penimbunan berbagai merek obat dengan kandungan yang sama sangat tidak disarankan karena dapat memicu risiko overdosis bagi penggunanya.

Selain obat minum, dr. Yosefa juga mengingatkan pentingnya menyediakan peralatan luka dasar seperti cairan antiseptik dan kain kasa. Kelengkapan P3K yang ringkas jauh lebih efektif dibandingkan menyimpan tumpukan obat yang akhirnya terbuang percuma karena kedaluwarsa.

Terkait efektivitas, dokter menekankan bahwa setiap tubuh memiliki respon yang berbeda-beda dalam memproses penyembuhan suatu penyakit. Jika dalam waktu satu kali 24 jam gejala tidak membaik, masyarakat diminta segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Bahaya besar mengintai jika pasien terus mengganti jenis obat secara mandiri tanpa memahami komposisi kimianya yang mungkin serupa. Hal ini sering terjadi pada penderita flu yang kerap berpindah-pindah merek tanpa menyadari risiko akumulasi zat kimia dalam tubuh.

Kesalahan lain yang sering ditemukan di lapangan adalah cara penyimpanan obat yang tidak memperhatikan faktor suhu dan kelembapan. Lokasi seperti dapur atau tempat yang terpapar matahari langsung dapat merusak stabilitas zat aktif yang terkandung di dalam obat.

Masyarakat juga diingatkan untuk rutin mengecek masa berlaku (expired date) minimal setiap tiga bulan sekali secara berkala. Segera buang obat jika sudah mendekati masa kedaluwarsa atau menunjukkan perubahan fisik seperti warna, bau, dan tekstur.

Perubahan bentuk pada obat sirup yang mengendap secara tidak wajar merupakan sinyal kuat bahwa obat tersebut sudah rusak. Kesadaran dalam mengelola apotek keluarga secara bijak menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan anggota keluarga secara mandiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....