Wolokota Menanti Listrik, Warga Siap Gotong Royong

  • 22 Feb 2026 23:22 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Sebanyak 88 kepala keluarga di Desa Wolokota, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, hingga kini belum menikmati aliran listrik negara. Keterbatasan infrastruktur dan kondisi geografis yang ekstrem menjadi kendala utama perluasan jaringan ke wilayah tersebut.

Warga masih mengandalkan pelita dan lampu minyak saat malam hari. Kondisi ini berdampak pada aktivitas belajar anak-anak, pengembangan usaha kecil, serta keterbatasan akses informasi dan layanan darurat.

Kepala Desa Wolokota, Yulius Irenius Danga, mengatakan jaringan tegangan rendah terakhir berada di Desa Kekasewa. Perluasan jaringan ke Wolokota direncanakan pada 2026, namun belum ada kepastian waktu pelaksanaan.

Ia menegaskan masyarakat siap bergotong royong membantu distribusi material listrik. “Warga sudah bermusyawarah dan sepakat membantu, termasuk memikul tiang listrik jika diperlukan. Kami hanya berharap ada kepastian realisasi,” ujarnya, Jumat (21/2/2026).

Medan menuju Wolokota tergolong berat. Jalur laut memakan waktu sekitar satu jam dengan kondisi gelombang yang kerap tinggi, sementara akses darat harus ditempuh hingga dua jam melalui jalan berbatu dan tanjakan terjal. Kondisi ini menyulitkan distribusi material proyek.

Ignasius Sari, salah satu warga, menyatakan kesiapan masyarakat untuk membantu pekerjaan fisik di lapangan. “Kami siap memikul tiang listrik demi masa depan anak-anak,” katanya.

Sementara itu, akademisi asal Wolokota, Dr. Patrisius Kami, S.Pd., M.Hum., menilai perlu adanya perencanaan teknis yang matang agar hambatan logistik tidak terus menjadi alasan tertundanya elektrifikasi.

Menurutnya, kehadiran listrik di wilayah terpencil bukan sekadar infrastruktur, melainkan bagian dari pemerataan pembangunan. “Listrik adalah kebutuhan dasar dan bagian dari keadilan pembangunan,” ujarnya.

Pemerintah desa berharap proyek perluasan jaringan listrik dapat segera direalisasikan agar warga Wolokota memperoleh akses energi yang layak, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.

google-preference
Video

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....