Tim BERGUNA Bertahan di Flores, Dampingi Warga Bangkit Pascagempa

  • 29 Agt 2026 21:25 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Dua pekan setelah gempa mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026, sebagian warga masih bertahan di tenda pengungsian meski puing-puing mulai dibersihkan. Tim BERGUNA atau Bergiat Untuk Nusa pun masih berada di lapangan untuk membantu warga terdampak dan mendorong mereka kembali menjalani kehidupan normal.

Ketua Perkumpulan BERGUNA, Rofinus Monteiro, mengatakan timnya berangkat dari Larantuka beberapa jam setelah gempa untuk bergabung dalam operasi SAR. Selama dua hari pertama, relawan melakukan penyisiran, pencarian, dan pertolongan sebelum melanjutkan pendataan serta pemetaan kebutuhan warga terdampak.

Menurut Rofinus, hasil pemetaan menunjukkan gempa tidak menghancurkan seluruh sumber penghidupan masyarakat. Sejumlah rumah memang rusak, namun sawah masih hijau, kebun tetap menghasilkan, dan laut masih dapat dimanfaatkan untuk mencari ikan.

"Dalam dua pekan terakhir, BERGUNA menyalurkan bantuan kepada keluarga korban meninggal dari kalangan kurang mampu serta menyediakan perlengkapan dasar kehidupan. Bantuan tersebut meliputi tenda, terpal, selimut, tikar, ember, gayung, botol minum, dan jerigen", ujar Rofinus melalui sambungan telepon kepada RRI pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Selain bantuan logistik, relawan juga mengoperasikan dapur hangat dengan menyediakan air hangat bagi warga di pos pengungsian. Dukungan lainnya berupa pulsa listrik untuk rumah yang digunakan sebagai tempat mengungsi, termasuk lokasi pengungsian bagi penyandang disabilitas.

BERGUNA juga melakukan edukasi kebencanaan dengan mendatangi warga dari tenda ke tenda untuk menjelaskan karakter gempa dan cara merespons dengan benar. Warga yang masih trauma dianjurkan membuat tenda sederhana di samping rumah, namun tetap beraktivitas pada siang hari agar kehidupan perlahan kembali normal.

Tim BERGUNA melakukan sosialisasi dan edukasi tentang kegempaan serta mengajak pengungsi mandiri untuk kembali ke rumah di kabupaten Manggarai Timur. (Foto: Rofinus Monteiro)

"Hingga Sabtu, 29 Agustus 2026, sebanyak 475 kepala keluarga di 16 desa pada lima kabupaten, dari Sikka hingga Manggarai Timur, telah mendapat dukungan BERGUNA. Masih banyak warga bertahan di pengungsian bukan karena rumah mereka hancur total, melainkan akibat trauma dan minimnya informasi mengenai gempa", ucap Rofinus.

Tim BERGUNA akan tetap berada di lapangan selama satu pekan ke depan untuk mendampingi masyarakat terdampak. Rofinus berharap edukasi kebencanaan dapat dilakukan secara merata agar warga tidak hidup dalam ketakutan berkepanjangan dan dapat kembali ke rumah serta membangun kehidupan, karena bencana boleh memisahkan tetapi kemanusiaan menyatukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....