Jalan Rusak Ancam Keselamatan Anak Sekolah Hederia

  • 14 Jul 2025 12:46 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende: Anak-anak di Dusun Hederia, Wolowaru, Ende, hadapi tantangan berat setiap hari menuju sekolah karena jalan rusak.

Mereka harus melewati jalur berlumpur, batu lepas, dan akar pohon demi tetap bisa menuntut ilmu.

Akses utama dari Marapele, Desa Lise Pu’u menuju Wolowaru menjadi jalur harian anak-anak Desa Niramesi.

Jalan ini rusak berat dan belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah setempat.

“Kalau hujan, kami harus buka sepatu dan jalan sambil pegang tangan teman, supaya tidak jatuh,” kata Erlyn.

Siswa kelas 4 SD itu tetap bersemangat sekolah meski sepatu basah dan penuh lumpur.

Hari pertama sekolah disambut jalan licin, lumpur tebal, dan sisa pohon tumbang yang memenuhi sisi kiri dan kanan.

Beberapa anak memilih bertelanjang kaki agar bisa lebih aman saat melintasi jalur ekstrem tersebut.

“Kami harus bangun lebih pagi supaya tidak terlambat, karena jalannya berat,” ujar Ancis, siswa kelas 6 SD.

Ia setiap hari mengantar adiknya sekolah dan menyusuri jalan rusak yang penuh risiko itu.

Menurut Yohanes Alfianus Oby, jalan tersebut adalah satu-satunya akses vital warga Hederia ke pusat pelayanan.

“Kalau hasil kebun mau dijual atau warga sakit, kami tetap lewat jalan ini,” ucap Yohanes prihatin.

Ia berharap pemerintah segera memperbaiki jalur tersebut, apalagi saat hujan turun situasi semakin memburuk.

“Kalau hujan, maka jalan ini akan becek, licin, dan membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak,” katanya.

Anak-anak Hederia tidak menuntut fasilitas mewah, mereka hanya ingin bisa sekolah dan belajar dengan aman.

Namun tiap langkah mereka selalu dihadang jalan rusak, yang belum juga diperbaiki hingga hari ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....