Kuliner Nusantara Dorong Usaha Anak Muda Ende

  • 25 Mei 2026 12:15 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Usaha kuliner online berbasis makanan Nusantara mulai menjadi peluang ekonomi baru bagi anak muda di Kabupaten Ende. Dengan modal terbatas dan promosi melalui media sosial, pelaku usaha lokal mampu menghadirkan menu rumahan yang diminati masyarakat sekaligus membuka ruang usaha mandiri di tengah sulitnya lapangan kerja.

Pasangan muda Teja dan Ludgardis, pelaku usaha kuliner online di Ende, memanfaatkan bahan pangan lokal untuk mengembangkan menu khas Nusantara seperti ikan dabu-dabu, ayam betutu, jagung bose, hingga aneka makanan tradisional berbasis umbi-umbian. Usaha yang dirintis dari modal secukupnya itu kini mulai mendapat pesanan rutin melalui sistem pre-order.

Teja mengatakan pengalaman bekerja sebagai chef di Bali dan Kalimantan menjadi bekal penting dalam membangun usaha kuliner di daerah. Menurutnya, makanan Nusantara lebih mudah diterima masyarakat karena menggunakan bahan lokal dengan harga terjangkau dan sesuai selera konsumen di Ende.

“Potensi bahan lokal di daerah sangat besar. Kami melihat makanan Nusantara lebih cocok dengan lidah masyarakat dan bahan bakunya juga mudah didapat,” ujarnya dalam program Muda Kreatif RRI Pro 2 Ende, Minggu, 24 Mei 2026.

Selain mengandalkan cita rasa, mereka juga menekankan kualitas kebersihan dan pengolahan makanan. Teja menjelaskan proses memasak dilakukan dengan standar higienis untuk menjaga kualitas menu yang dipasarkan secara online.

Sementara itu, Lutgardis menilai perkembangan kuliner di Ende mulai bergerak mengikuti tren digital. Media sosial seperti Facebook, TikTok, dan WhatsApp menjadi sarana utama promosi sekaligus memperluas jangkauan pasar bagi pelaku UMKM kuliner lokal.

Menurutnya, tantangan terbesar usaha kecil masih berkaitan dengan modal usaha dan peralatan produksi. Namun keterbatasan tersebut tidak menghalangi mereka untuk terus berkembang dengan memanfaatkan peluang usaha rumahan dan promosi digital secara mandiri.

Keduanya berharap semakin banyak anak muda berani memulai usaha sendiri tanpa bergantung pada pekerjaan formal. Mereka menilai kreativitas dan keberanian mencoba menjadi modal utama untuk bertahan di tengah persaingan ekonomi saat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....