Suka Jajan Ende Raih Pelanggan lewat Media Sosial

  • 18 Jun 2026 21:25 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Awalnya memproduksi masker bedak lotong sebelum beralih ke bisnis camilan.
  • Suka Jajan Ende dirintis Nurfajaria sejak tahun 2023.
  • Produk bestseller adalah basreng pedas daun jeruk dan kerupuk seblak mix.
  • Promosi digital melalui TikTok dan Facebook Marketplace meningkatkan penjualan.
  • Pengiriman produk telah menjangkau Bali dan Papua.
  • Pengiriman produk telah menjangkau Bali dan Papua.
  • Sistem reseller membantu membuka peluang ekonomi bagi keluarga dan teman.
  • Outlet berlokasi di Jalan Masjid Babussalam KM 1, Kota Ende.

RRI.CO.ID, Ende - Perjalanan usaha camilan Suka Jajan Ende menjadi sorotan dalam program Muda Kreatif yang disiarkan Pro Dua RRI Ende, Jumat 29 Mei 2026. Diskusi tersebut menghadirkan Nur Fajariah sebagai narasumber membahas perkembangan usahanya.

Usaha kuliner tersebut dirintis sejak tahun 2023 setelah Nur sebelumnya memproduksi masker bedak lotong tradisional lokal. Nama Suka Jajan Ende lahir dari kebiasaan dirinya bersama teman yang sama-sama gemar menikmati camilan sehari-hari.

Melihat peluang pasar yang luas, Nur kemudian memutuskan fokus mengembangkan bisnis makanan ringan untuk berbagai kalangan. “Anak muda jangan takut memulai usaha dari hal-hal kecil terlebih dahulu,” ujar Nur dalam perbincangan. Ia menilai keberanian memulai menjadi langkah penting untuk mengembangkan kreativitas menjadi peluang usaha menjanjikan bagi generasi.

Beragam produk ditawarkan kepada pelanggan mulai sus cokelat, kuping gajah, makaroni keriting, hingga kerupuk seblak aneka rasa. Camilan basreng pedas daun jeruk serta kerupuk seblak mix tercatat menjadi produk paling diminati masyarakat Ende.

Promosi melalui media sosial berperan besar dalam meningkatkan penjualan produk hingga menjangkau pelanggan dari berbagai daerah. “Banyak pelanggan mengetahui produk kami melalui TikTok dan kemudian memesan kembali lewat WhatsApp,” katanya. Konten yang masuk halaman FYP TikTok serta Facebook Marketplace membantu memperluas jangkauan pemasaran secara signifikan.

Saat ini, Suka Jajan Ende tidak hanya melayani pembeli lokal, tetapi juga mengirim pesanan hingga Papua. Tantangan terbesar usaha tersebut adalah menjaga ketersediaan stok karena pasokan produk masih bergantung kedatangan kapal.

Selain menghadapi kenaikan harga kemasan, usaha ini juga berupaya mempertahankan kualitas produk bagi seluruh pelanggan. Nur mengatakan kejujuran, konsistensi rasa, dan menjaga kepercayaan konsumen menjadi kunci bertahan sekaligus berkembang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....