Pengusaha Muda Ende Sukses Kenalkan Thai Tea Viral Lewat TikTok

  • 18 Jun 2026 21:33 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Berawal dari tren yang ramai di media sosial, seorang pengusaha muda di Kabupaten Ende berhasil menghadirkan minuman Thai Tea dan waffle yang kini diminati kalangan anak muda. Melalui Nisa Cup, Nisa memanfaatkan TikTok sebagai sarana promosi untuk memperkenalkan produk kuliner kekinian kepada masyarakat Ende.

Perjalanan usaha tersebut menjadi topik dalam program Muda Kreatif Pro 2 FM RRI Ende, Kamis 18 Juni 2026. Dalam dialog bertajuk "Bikin Manis Kota Ende: Langkah Awal Pengusaha Thai Tea Muda", Nisa membagikan pengalaman membangun usaha kuliner yang kini mulai dikenal masyarakat.

Nisa mengatakan usahanya pertama kali diluncurkan pada bulan Ramadan tahun lalu. Melihat tingginya minat anak muda terhadap produk-produk viral di media sosial, ia memutuskan menghadirkan Thai Tea yang saat itu belum banyak ditemukan di Kota Ende.

Menurutnya, media sosial memiliki peran penting dalam perkembangan usaha yang dijalankannya. Melalui konten promosi di TikTok, masyarakat dapat mengenal produk yang dijual sekaligus mengetahui lokasi penjualan.

"Target utama saya memang anak muda, sehingga media sosial menjadi cara paling efektif untuk memperkenalkan produk," ujarnya.

Nsisa Cup berlokasi di depan Kantor Dinas Pariwisata Ende, kawasan Lapangan Pancasila. Booth tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WITA dan menjadi salah satu destinasi kuliner sore hingga malam bagi masyarakat.

Tidak hanya menawarkan Thai Tea, Nissa juga terus berinovasi dengan menghadirkan menu baru berupa waffle yang sedang populer di berbagai platform media sosial. Produk tersebut menjadi salah satu daya tarik baru yang melengkapi pilihan menu di Nisa Cup, ucapnya.

Untuk menjangkau pelanggan lebih luas, Nisa Cup menyediakan layanan pesan antar meskipun belum bekerja sama dengan aplikasi transportasi daring. Pelanggan dapat melakukan pemesanan secara langsung dan memanfaatkan layanan delivery yang disiapkan.

Di balik perkembangan usahanya, Nisa mengaku menghadapi tantangan dalam memperkenalkan produk yang masih tergolong baru di Ende. Karena itu, promosi digital dilakukan secara konsisten agar masyarakat semakin mengenal berbagai menu yang ditawarkan, katanya.

Pengelolaan usaha juga melibatkan dua adiknya yang membantu menjaga booth sekaligus membuat konten promosi. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun usaha yang dekat dengan generasi muda dan mengikuti perkembangan tren digital.

Melalui usahanya, Nisa berharap semakin banyak anak muda di Ende yang berani memulai bisnis sejak dini. Ia menilai semangat berwirausaha harus terus didorong karena media sosial dan teknologi digital kini membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk berkembang, tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....