Gubernur NTT Dorong Nilai Tambah Moke Aimere
- 28 Jan 2026 08:05 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ngada – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, berdialog langsung dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kelompok Mitra Leg, pembuat moke atau arak tradisional, di Desa Legelapu, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada, Selasa (27/1/2026) siang.
Pertemuan yang berlangsung di Balai Pertemuan Kelompok Mitra Leg, sekaligus sentra produksi moke masyarakat setempat, membahas penguatan moke sebagai produk unggulan berbasis kearifan lokal yang telah lama menopang perekonomian masyarakat Aimere dan sekitarnya.
Dalam dialog tersebut, Gubernur Melki didampingi Ketua DPRD Kabupaten Ngada Romilus Juji, Camat Aimere Coenrad, serta para pelaku UMKM pembuat moke Desa Legelapu. Suasana pertemuan berlangsung hangat dengan fokus pada peningkatan kualitas, daya saing, dan keberlanjutan usaha moke.
Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Romilus Juji, yang juga menjadi inisiator terbentuknya Kelompok Mitra Leg, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur NTT. Ia menegaskan bahwa hingga kini usaha moke di Aimere terus berjalan dan berkembang sebagai sumber penghidupan masyarakat.
Menurut Romilus, moke tidak hanya memiliki nilai budaya yang kuat, tetapi juga menjadi salah satu penggerak utama perekonomian lokal. Karena itu, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan agar produk tradisional ini dapat berkembang secara lebih modern dan berkelanjutan.
Sementara itu, Gubernur Melki Laka Lena menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan nilai tambah moke agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Ia mendorong agar seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga produk akhir, dapat dikelola secara lebih terjamin dan terstandar.
“Nanti buatkan dulu tim kecil untuk kita bisa berkoordinasi dengan kami di tingkat provinsi, agar proses produksi moke dari awal sampai akhir bisa terjamin dengan baik, terutama di bagian pengemasan supaya tampilannya lebih bagus,” ujar Gubernur.
Gubernur Melki juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk memasarkan produk unggulan Aimere, termasuk moke berkualitas, melalui NTT Mart by Dekranasda Ngada. Langkah ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.
“Kita ingin produk-produk moke ini memiliki nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat. Produk Aimere yang bagus nanti bisa masuk ke NTT Mart,” katanya.
Melalui dialog ini, Pemerintah Provinsi NTT menegaskan dukungannya terhadap pengembangan UMKM berbasis potensi dan kearifan lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan di Nusa Tenggara Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....