Mete Kameku Lembor Tembus Pasar Internasional

  • 18 Feb 2026 05:29 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Usaha olahan kacang mete Kameku asal Lembor berhasil menembus pasar internasional hingga Paris dan Vietnam. Hal itu disampaikan pemilik Kameku, Leonardus Mindo, dalam Program Muda Kreatif Pro Dua RRI Ende, Jumat, 13 Februari 2026.

Leonardus menjelaskan nama Kameku berasal dari bahasa Manggarai yang berarti “bekalku untuk perjalanan”. Filosofi tersebut menjadi semangatnya dalam membangun usaha berbasis potensi lokal.

Ia memulai usaha karena melihat potensi mete di Manggarai Barat belum dimaksimalkan. Menurutnya, praktik penjualan gelondongan melalui tengkulak membuat nilai jual produk rendah dan merugikan petani.

“Kita punya bahan baku bagus, tapi kalau dijual mentah harganya rendah. Saya ingin mete dari Lembor punya nilai tambah,” ujarnya.

Kacang mete Kameku berasal dari kebun sendiri dengan pupuk organik alami. Ia menilai metode tersebut menghasilkan cita rasa manis dan gurih menyerupai mentega.

Kameku menghadirkan lima varian rasa, yakni original, bawang, asin, gula aren, dan cokelat. Selain itu tersedia produk turunan berupa ting-ting dari remahan mete.

Perjalanan usaha tidak selalu mulus. Leonardus mengaku sempat mendapat teguran terkait izin PIRT. Namun produknya kemudian dicicipi Wakil Bupati Manggarai Barat dan memperoleh apresiasi.

Meski masih dalam proses pengurusan izin BPOM, Kameku telah menembus pasar Vietnam dan Paris melalui jaringan pemasaran mitra usaha.

Ia mengajak generasi muda berani mengolah potensi lokal agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Galeri Kameku berlokasi di Jalan Transflores Lembor dan terbuka bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....