BRI Pastikan Layanan Tetap Aman Pascagempa

  • 19 Agt 2026 10:20 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memastikan layanan perbankan kepada masyarakat tetap berjalan pascagempa bumi yang melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur, dengan tetap mengutamakan keselamatan pegawai dan nasabah. Manager Operasional Layanan BRI Cabang Ende, Romana Ivonia Elaman, Selasa 18 Agu mengatakan langkah antisipasi telah dilakukan sejak Sabtu, meskipun merupakan hari libur. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan akses layanan perbankan, termasuk ATM dan CRM, tetap dapat digunakan masyarakat.

“Sejak hari Sabtu kami sudah melakukan langkah-langkah antisipasi, termasuk memastikan channel-channel layanan tetap berjalan,” ujar Romana.

Ia menjelaskan, sempat terjadi gangguan pada sejumlah ATM dan CRM offsite akibat pemadaman listrik. Namun, BRI segera melakukan pemulihan sehingga ATM yang berada di kantor cabang kembali beroperasi sekitar pukul 11.00 WITA pada Sabtu dan hingga kini berjalan normal. Memasuki hari pertama pelayanan setelah libur, BRI juga melakukan pemeriksaan kondisi gedung selama tiga hari terakhir untuk memastikan banking hall aman digunakan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelayanan kepada nasabah tetap dibuka dengan sejumlah penyesuaian. Salah satunya dengan membatasi jumlah nasabah yang berada di dalam ruangan pelayanan.

Nasabah yang telah memperoleh nomor antrean dipersilakan masuk secara bergantian, sementara nasabah lainnya diarahkan menunggu di kursi yang disediakan di halaman kantor. Pembatasan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi risiko serta memudahkan proses evakuasi apabila kembali terjadi gempa.

Pintu depan dan belakang kantor juga tetap dibuka sebagai jalur evakuasi. “Keselamatan manusia tetap menjadi prioritas utama kami. Karena itu, pelayanan tetap berjalan, tetapi dengan prosedur keselamatan yang disesuaikan dengan kondisi pascagempa,” ucap Romana.

Selain itu, petugas keamanan disiagakan di bagian depan dan belakang kantor. Pengamanan juga melibatkan aparat kepolisian yang ditempatkan di area depan kantor. Romana mengatakan penerapan prosedur keselamatan tersebut masih akan menyesuaikan perkembangan situasi. BRI terus memantau informasi dari BMKG serta berkoordinasi dengan unit-unit kerja di berbagai wilayah.

Pengecekan juga dilakukan terhadap unit BRI di dalam maupun luar kota Ende. Secara umum, banking hall masih dapat digunakan dan jaringan komunikasi tetap berjalan dengan baik. Sejumlah unit di luar kota juga masih dapat beroperasi meskipun terdapat bagian gedung yang terdampak gempa.

Di sisi lain, BRI turut memantau kondisi nasabah, khususnya debitur yang aktivitas usaha dan kondisi ekonominya terdampak bencana. Pemantauan dilakukan melalui manajer bisnis pada masing-masing segmen, baik mikro maupun ritel.

Para manajer bisnis juga melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi terdampak untuk mengetahui kondisi nasabah secara langsung sekaligus mengantisipasi berbagai laporan yang mungkin muncul. BRI menegaskan pelayanan kepada masyarakat akan terus diupayakan selama kondisi bangunan, jaringan komunikasi dan aspek pendukung lainnya memungkinkan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan keselamatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....