Realisasi Anggaran Pendidikan Kemenag di KPPN Ende Tembus Rp6,71 Miliar

  • 27 Mei 2026 19:37 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – KPPN Ende mencatat realisasi tematik Anggaran Pendidikan Tahun Anggaran 2026 pada satuan kerja Kementerian Agama di wilayah kerjanya mencapai Rp6,71 miliar hingga 25 Mei 2026. Nilai tersebut setara 40,74 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp16,48 miliar.

Realisasi anggaran terbesar berasal dari program Pengelolaan dan Pembinaan Pendidikan Madrasah yang mencapai Rp3,05 miliar atau 50,36 persen dari pagu Rp6,06 miliar. Selain itu, Dukungan Manajemen Pendidikan dan Pelayanan Tugas Teknis Lainnya Pendidikan Islam terealisasi Rp2,21 miliar atau 51,98 persen dari pagu Rp4,26 miliar.

Kepala KPPN Ende, Agus Setiawan, mengatakan anggaran pendidikan merupakan bentuk nyata kehadiran APBN untuk menjaga keberlangsungan layanan pendidikan di daerah. Menurutnya, anggaran pendidikan tidak hanya dilihat dari sisi serapan, tetapi juga manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Anggaran pendidikan bukan sekadar angka dalam DIPA. Ini adalah bentuk nyata kehadiran APBN untuk mendukung layanan pendidikan, memastikan kegiatan satuan kerja berjalan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat di daerah,” ujarnya.

Anggaran pendidikan tersebut digunakan untuk mendukung berbagai program pendidikan keagamaan, mulai dari pengelolaan pendidikan madrasah, dukungan manajemen pendidikan Islam, peningkatan mutu pendidikan agama Katolik, hingga pendidikan agama Kristen. Program-program itu dijalankan melalui satuan kerja Kementerian Agama yang menjadi mitra kerja KPPN Ende.

Selain program madrasah dan pendidikan Islam, realisasi anggaran juga tercatat pada kegiatan Peningkatan Mutu dan Relevansi Pendidikan Agama Katolik sebesar Rp1,34 miliar dari pagu Rp5,73 miliar. Sementara Pengelolaan dan Pembinaan Pendidikan Agama Katolik terealisasi Rp103,18 juta dan peningkatan mutu pendidikan agama Kristen sebesar Rp5 juta.

Dari sisi satuan kerja, realisasi nominal terbesar tercatat pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende sebesar Rp1,36 miliar. Disusul Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka sebesar Rp1,21 miliar dan MTsN 1 Ende Kabupaten Ende sebesar Rp796,29 juta.

Sementara berdasarkan persentase penyerapan terhadap pagu, capaian tertinggi dicatat MTsN 3 Ende Kabupaten Ende dengan realisasi 90,89 persen. MTsN Nagekeo menyusul dengan capaian 63,84 persen dan MTsN 1 Ende Kabupaten Ende sebesar 60,60 persen.

Jika dibandingkan periode Januari–Mei 2025, realisasi nominal tahun 2026 masih sedikit lebih rendah. Tahun lalu realisasi tercatat Rp6,92 miliar, sedangkan hingga 25 Mei 2026 mencapai Rp6,71 miliar. Meski demikian, dari sisi persentase terhadap pagu, capaian tahun 2026 lebih tinggi yakni 40,74 persen dibandingkan 32,72 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara nasional, sektor pendidikan masih menjadi prioritas utama dalam APBN Tahun Anggaran 2026. Pemerintah menetapkan alokasi Anggaran Pendidikan sebesar 20 persen dari total Belanja Negara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025.

Agus Setiawan menambahkan KPPN Ende akan terus mengawal pelaksanaan anggaran agar berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan tetap menjaga kualitas belanja. Pihaknya juga mendorong seluruh satuan kerja untuk memperkuat koordinasi serta memantau pelaksanaan kegiatan secara berkala agar anggaran pendidikan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu layanan pendidikan keagamaan di daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....