KPPN Ende Tuntaskan Penyaluran Dana Desa Tahap I di 533 Desa

  • 22 Jun 2026 15:36 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Penyaluran Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026 di wilayah kerja KPPN Ende berhasil mencapai 100 persen. Sebanyak 533 desa di Kabupaten Ende, Sikka, dan Nagekeo telah menerima dana desa dengan total penyaluran mencapai Rp69,25 miliar.

Capaian tersebut menandai tuntasnya penyaluran tahap pertama kepada seluruh desa di tiga kabupaten tanpa terkecuali. Dari total pagu Dana Desa sebesar Rp171 miliar, dana yang telah disalurkan pada tahap awal ini difokuskan untuk mendukung berbagai program prioritas nasional di tingkat desa.

Sektor kesehatan menjadi penerima alokasi terbesar dengan nilai mencapai Rp42,25 miliar. Selain itu, program ketahanan pangan juga mendapat dukungan anggaran sebesar Rp24,99 miliar guna memperkuat ketersediaan pangan masyarakat desa.

Pemerintah juga mengalokasikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa sebesar Rp14,93 miliar yang disalurkan kepada 6.204 keluarga penerima manfaat. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat perlindungan sosial dan menjaga daya beli masyarakat di wilayah pedesaan.

Selain program utama, Dana Desa Tahap I turut mendukung pembangunan berkelanjutan melalui Program Kampung Iklim (Proklim) sebesar Rp3,51 miliar. Penguatan teknologi informasi desa juga mendapat alokasi Rp4,51 miliar untuk mendukung transformasi digital di tingkat desa.

Dari sisi wilayah, Kabupaten Ende menjadi daerah dengan penyaluran Dana Desa terbesar yakni sekitar Rp33,15 miliar. Kabupaten Sikka menerima Rp23,98 miliar, sedangkan Kabupaten Nagekeo memperoleh Rp12,12 miliar.

Kepala KPPN Ende, Agus Setiawan, mengatakan keberhasilan penyaluran Dana Desa Tahap I hingga tuntas 100 persen merupakan hasil koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa.

“Penyaluran Dana Desa Tahap I yang tuntas di seluruh desa merupakan wujud komitmen bersama antara KPPN, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan dari tingkat paling bawah. Ini menunjukkan bahwa tata kelola penyaluran semakin baik dan responsif,” ujar Agus Setiawan kepada RRI Senin 22 Juni 2026.

Menurut Agus, fokus pemerintah tidak hanya pada kecepatan penyaluran anggaran, tetapi juga pada kualitas pemanfaatannya. Dana Desa diharapkan benar-benar digunakan untuk program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, terutama pada sektor kesehatan, ketahanan pangan, dan perlindungan sosial.

Dengan tersalurnya Dana Desa Tahap I secara penuh, pemerintah desa diharapkan segera merealisasikan berbagai program prioritas yang telah direncanakan. Penyaluran Tahap II yang kini sedang berproses juga diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efektif guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa di Nusa Tenggara Timur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....