Arus Lalu Lintas Kota Ende Lengang Pagi Ini
- 21 Mar 2026 09:58 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Satuan Lalu Lintas Polres Ende melaporkan situasi arus lalu lintas di Kota Ende, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026. Laporan ini disampaikan langsung oleh IPDA Efram Mosa Rago melalui siaran Pro 1 RRI Ende.
Sejak pagi hari, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama terpantau relatif lengang. Kendaraan yang melintas didominasi oleh masyarakat yang hendak menuju lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri.
Tercatat sedikitnya tujuh titik lokasi ibadah tersebar di wilayah kota, di antaranya Stadion Marilonga dan Lapangan Pancasila. Selain itu, lokasi lainnya berada di kawasan Jalan Perwira, Ipi, Puui, hingga Tanjung.
| Baca juga: Vivat Soroti Modus TPPO Digital di NTT |
Meski secara umum lengang, kepadatan sempat terjadi di beberapa ruas jalan strategis. Di antaranya Jalan Soekarno, Jalan Yos Sudarso, Jalan Pabean, serta Jalan Moh. Hatta.
Kepadatan ini dipicu oleh aktivitas ibadah yang memanfaatkan sebagian badan jalan dan area parkir. Kendaraan jamaah yang memadati lokasi ibadah menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sekitar titik tersebut.
Petugas Satlantas Polres Ende melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan. Arus kendaraan dari arah barat dialihkan menuju Jalan Perwira guna menghindari penumpukan di pusat kota.
Selain itu, kepadatan juga sempat terjadi di kawasan Wowena, khususnya di Jalan Katedral. Kondisi tersebut disebabkan oleh parkir kendaraan jamaah di sisi kiri dan kanan jalan.
Namun, petugas berhasil melakukan penguraian arus sehingga lalu lintas kembali lancar. Situasi serupa juga ditangani di simpang Jalan Yos Sudarso dan Jalan Katedral yang sempat mengalami perlambatan.
Di sisi lain, Satlantas juga melaporkan adanya longsoran di Kilometer 5 jalur masuk Kota Ende dari arah barat. Material batu yang menutup sebagian badan jalan menyebabkan kendaraan besar tidak dapat melintas.
Saat ini, jalur tersebut hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dan kendaraan kecil. Petugas telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk segera membersihkan material longsor.
Sementara itu, longsoran yang sebelumnya terjadi di Kilometer 16 arah timur telah berhasil ditangani. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati, terutama saat melintasi jalur rawan longsor dan menghindari perjalanan malam hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....