Acil Dorong Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

  • 30 Sep 2026 12:53 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Komunitas Anak Cinta Lingkungan (Acil) mendorong pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai guna dan ekonomi. Hal tersebut disampaikan Yohana Rosita dalam program CLBK RRI Ende, Jumat, 25 September 2026.

Yohana mengatakan pemilahan sejak awal membuka peluang pemanfaatan kembali berbagai material yang masih memiliki nilai guna. Menurutnya, sampah tidak selalu harus berakhir sebagai limbah di tempat pembuangan akhir.

Pendekatan tersebut diperkenalkan Acil melalui workshop pengolahan dan pemanfaatan sampah. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus memperkenalkan produk hasil daur ulang.

Yohana menyebut kemasan minyak goreng, sabun, dan minuman dapat diolah menjadi tote bag. Produk lainnya mencakup sofa, meja, paving block, dan ecoprint.

Menurut Yohana, pemanfaatan sampah membantu mengubah pandangan masyarakat terhadap material yang dianggap tidak berguna. Nilai ekonomi dapat muncul ketika sampah dipilah dan diolah menjadi produk fungsional.

Konsep pemilahan juga diperkenalkan melalui Bank Sampah Unit di MAN Ende. Program tersebut menjadi bagian dari pembentukan Green Madrasah di lingkungan madrasah.

Yohana menjelaskan sampah yang sudah dipilah tidak langsung dibawa ke tempat pembuangan akhir. Sampah kembali dipilah sebelum disalurkan kepada pengepul untuk diproses dan didaur ulang.

Acil juga berencana memperluas promosi workshop melalui kolaborasi dengan sekolah dan komunitas lain. Yohana berharap semakin banyak anak muda memulai perubahan dari rumah melalui pemilahan sampah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....