Komunitas Pemuda Maumere Dorong Gaya Hidup Minim Sampah Plastik

  • 11 Jun 2026 16:36 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID,Sikka - Isu lingkungan kembali menjadi sorotan dalam obrolaan Astacita SPADA (Selamat Pagi Teman Pro 2) RRI Ende yang bertemakan “Agent of Change: Saatnya Bergerak untuk Bumi” pada Jumat,5 Juni 2026. Program ini mengajak anak muda untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Ana Maria Seliana, Ketua Koalisi Kopi Maumere membagikan pandangannya mengenai tantangan lingkungan di Nusa Tenggara Timur dalam obrolan di Pro 2 RRI Ende. Iacmenjelaskan bahwa persoalan utama yang dihadapi masyarakat saat ini adalah sampah plastik yang sulit terurai.

Ia menyebutkan bahwa sampah tersebut bahkan dapat berubah menjadi mikroplastik yang membahayakan kesehatan manusia. Meningkatnya pola konsumsi masyarakat membuat kebiasaan menjaga lingkungan mulai berkurang.

“Hal ini diperparah dengan kurangnya kesadaran tentang pengelolaan sampah setelah barang digunakan. Karena memang kadang-kadang mindset masyarakat terhadap sampah itu kan berpikir bahwa sampah itu urusannya pemerintah dan ini yang jadi PR kita bersama”, ujar Ana Maria.

Koalisi Kopi Maumere bersama komunitas pemuda telah melakukan berbagai aksi, seperti edukasi di sekolah, penanaman pohon, hingga kegiatan bersih-bersih di kawasan pesisir. “Nah, jadi itu juga menjadi salah satu apa ya titik di mana kami akhirnya kolaborasi dengan pemerintah untuk mencoba lihat kira-kira dari masalah ini bahwa masyarakat masih berpikir bahwa masalah sampah adalah masalah pemerintah”,kata Ana Maria.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini sedng melakukan proses penyusunan TPS 3R ( Tempat Pengolahan Sampah dengan konsep 3R).Reduce yaitu mengurangi penggunaan barang yang berpotensi menjadi sampah, terutama plastik sekali pakai.

Reuse yaitu bmemakai kembali barang yang masih bisa digunakan agar tidak langsung dibuang. Dan Recycle yaitu mengolah sampah menjadi barang baru yang bermanfaat.

“Jadi, TPS 3R adalah fasilitas atau sistem pengelolaan sampah di tingkat masyarakat yang tidak hanya membuang sampah, tetapi mengolah dan mengurangi sampah sejak dari sumbernya.Kita berharap semua pihak bisa bekerjasama dengan caranya masing – masing”, ujar Ana Maria.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....