BUMDes Wolokota Prioritaskan Hasil Penjualan Telur untuk Pakan

  • 20 Sep 2026 07:28 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes Wolokota, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, memprioritaskan hasil penjualan telur ayam untuk memenuhi kebutuhan pakan guna menjaga keberlanjutan usaha ayam petelur. Kebijakan ini dilakukan sebelum BUMDes mengembangkan usaha baru.

Ketua BUMDes desa Wolokota, Hironimus Wowa saat di wawancara RRI mengatakan hasil penjualan telur yang diperoleh saat ini dikumpulkan untuk membiayai kebutuhan pakan ayam. Menurutnya, ketersediaan pakan menjadi kebutuhan utama agar usaha ayam petelur dapat terus berjalan.

“Cara saya sebagai ketua itu, bagaimana kita mengumpulkan uang dari hasil telur ini, sebagiannya kita pikirkan dulu pakannya. Jangan sampai ke depannya uang yang digunakan untuk pakan ini habis,” ujar Hironimus, Jumat, 18 September 2026.

Hironimus menjelaskan, BUMDes belum mengarahkan hasil penjualan telur untuk menambah jenis usaha lainnya. Pengurus masih berfokus memperkuat usaha ayam petelur karena biaya pengelolaan dan kebutuhan pakan membutuhkan pembiayaan secara berkelanjutan.

Ia mengatakan usaha ayam petelur tersebut dikembangkan melalui dana yang dialokasikan Pemerintah Desa Wolokota Rp152 juta. Dalam pelaksanaannya, pengurus sempat menghadapi kendala karena sebagian besar pengurus BUMDes belum memiliki pengalaman dalam mengelola usaha peternakan ayam.

Produksi telur mulai memberikan hasil setelah ayam memasuki masa produksi pada Juli 2026. Hingga Jumat, 18 September 2026, BUMDes Wolokota telah menjual sekitar 80 rak telur, dengan pemasaran yang dilakukan kepada masyarakat desa dan kemudian diperluas kepada keluarga masyarakat Wolokota di Ende dan ke beberapa desa tetangga.

Ke depan, BUMDes Wolokota mempertimbangkan penambahan jumlah ayam apabila tersedia pasar yang mampu menyerap peningkatan produksi telur. Hironimus mengatakan tambahan modal juga akan dipertimbangkan pada tahun 2027 dengan memperhitungkan kebutuhan pakan, biaya operasional, kemampuan modal, serta kepastian pemasaran, "ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....