Komunitas Hutan Terakhir Lahir Selamatkan Mata Air

  • 30 Jul 2026 10:50 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Ancaman terhadap kawasan hutan dan sumber mata air mendorong lahirnya Komunitas Hutan Terakhir sebagai gerakan lingkungan sekaligus literasi masyarakat. Kehadiran komunitas ini menjadi upaya membangun kepedulian publik terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Komunitas Hutan Terakhir, Arman Seli, saat menjadi narasumber Program Cerita Langsung Bersama Komunitas (CLBK) Pro 2 RRI Ende, Senin 13 Juli 2026. Menurutnya, komunitas tersebut lahir setelah melihat kawasan hutan kecil yang menjadi sumber mata air di Palu terancam aktivitas pertambangan.

Arman menjelaskan kawasan hutan seluas kurang dari satu hektare itu memiliki fungsi penting sebagai sumber air masyarakat. "Kami melihat di situ ada hutan kecil dan sumber mata air yang terancam, sehingga lahirlah nama Hutan Terakhir," ujarnya.

Komunitas tersebut mulai dibentuk pada 2024 setelah Arman menginisiasi petisi mengenai dampak kerusakan lingkungan di kawasan pesisir Palu-Donggala. Gerakan itu kemudian berkembang menjadi wadah kolaborasi berbagai organisasi lingkungan dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap isu pelestarian alam.

Selain bergerak di bidang lingkungan, Komunitas Hutan Terakhir juga terdaftar sebagai Taman Bacaan Masyarakat di bawah Forum TBM. Kegiatan yang dijalankan tidak hanya menanam pohon, tetapi juga mengajarkan membaca dan menulis kepada anak-anak serta membuka ruang diskusi bagi mahasiswa.

Menurut Arman, pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan semua pihak karena persoalan kerusakan alam tidak dapat diselesaikan oleh satu kelompok saja. Kolaborasi menjadi kekuatan utama agar gerakan menjaga hutan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Keberadaan Komunitas Hutan Terakhir diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk menggabungkan gerakan lingkungan dengan pendidikan masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai mampu membangun kesadaran sejak dini sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....