Bulog Perkuat Penyerapan Jagung, Petani Flores Timur Dapat Kepastian Harga
- 14 Jul 2026 19:04 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur – Perum Bulog Cabang Flores Timur terus menyerap hasil panen jagung petani sebagai upaya menjaga stabilitas harga di tingkat produsen. Hingga pertengahan Juli 2026, total jagung yang berhasil diserap mencapai 178,2 ton dari wilayah Flores Timur dan Lembata.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Flores Timur, Mustafa Suhut, mengatakan penyerapan jagung merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah untuk memberikan kepastian pasar sekaligus menjaga harga hasil panen petani. Saat ini Bulog membeli jagung dengan harga Rp6.400 per kilogram bersih di gudang.
"Kami ingin memastikan para petani yang sudah susah payah menanam mendapatkan kepastian pasar dan harga yang bagus. Syarat utamanya adalah menjaga kualitas barang agar sesuai standar," ujar Mustafa kepada RRI Selasa 14 Juli 2026.
Ia menjelaskan, dari total 178,2 ton jagung yang dikelola Gudang Bulog Larantuka, sebanyak 115,5 ton berasal dari petani di Kabupaten Flores Timur. Sementara itu, 62,7 ton lainnya diserap dari petani di Kabupaten Lembata.
Untuk memperluas kemitraan, Bulog bekerja sama dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai vendor resmi. Kerja sama tersebut memudahkan proses penyerapan hasil panen sekaligus memperkuat rantai distribusi komoditas jagung di daerah.
Bulog juga terus menyosialisasikan standar kualitas jagung yang dapat diterima, di antaranya kadar air maksimal 14 persen dan bebas dari jamur. Dengan memenuhi persyaratan tersebut, petani dapat langsung menjual hasil panennya kepada Bulog saat musim panen berlangsung.
Melalui penyerapan yang berkelanjutan, Bulog berharap kesejahteraan petani dapat meningkat sekaligus menjaga ketersediaan stok jagung nasional. Langkah ini juga diharapkan mampu menciptakan stabilitas harga dan memberikan kepastian usaha bagi petani di Flores Timur dan Lembata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....