Anak Muda Ende Diajak Jadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

  • 29 Jun 2026 08:27 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID,Ende- Gerakan Speak Up for Earth, saatnya anak muda NTT ambil alih, mengajak generasi muda di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk semakin peduli terhadap pelestarian lingkungan. Ajakan tersebut disampaikan oleh pegiat lingkungan sekaligus sekretaris ACIL (Anak Cinta Lingkungan),Cahyadi melalui edukasi dan berbagai aksi nyata di masyarakat.

Menurut Cahyadi dalam Obrolan SPADA Pro 2 RRI Ende pada Jumat,19 Juni 2026,kesadaran anak muda terhadap isu lingkungan mulai meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu terlihat dari tingginya antusiasme pelajar SD, SMP, SMA hingga mahasiswa yang mengikuti kegiatan bersih-bersih dan daur ulang sampah.

Ia menjelaskan, persoalan lingkungan tidak hanya soal sampah, tetapi juga minimnya gerakan penanaman pohon atau reboisasi. Kurangnya pohon di kawasan sumber mata air dinilai menjadi salah satu penyebab berkurangnya debit air dan meningkatnya risiko kerusakan lingkungan.

“Komunitas ACIL lebih memprioritaskan edukasi dibanding sekadar aksi bersih pantai. Ini kami lakukan untuk bangun pola pikir generasi muda agar mencintai lingkungan sejak usia dini melalui sekolah dan berbagai kegiatan sosial”, ujar Cahyadi.

Ia menilai perubahan perilaku harus dimulai dari keluarga karena anak cenderung meniru kebiasaan orang tua. Jika budaya membuang sampah sembarangan terus diwariskan, maka persoalan sampah akan semakin sulit diselesaikan.

Selain mengampanyekan pengurangan plastik, ACIL juga memperkenalkan pembuatan ecobrick sebagai solusi mengelola sampah plastik menjadi bahan yang bernilai guna. Program tersebut telah disosialisasikan di sejumlah sekolah dan kelompok masyarakat sebagai langkah mengurangi pencemaran lingkungan.

Melalui gerakan Speak Up for Earth, Cahyadi mengajak seluruh masyarakat, khususnya anak muda NTT, untuk menjaga bumi dengan tindakan sederhana namun konsisten. “Setiap orang tidak boleh merusak alam, tidak boleh mengambil apa pun selain gambar, dan tidak boleh meninggalkan apa pun selain jejak yang baik”, kata Cahyadi terkait anjakannya untuk anak muda agar selalu peduli lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....