Modernisasi Pertanian Manggarai Tekan Biaya Produksi Petani
- 19 Mei 2026 10:36 WIB
- Ende
Poin Utama
- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai terus mendorong modernisasi pertanian melalui penggunaan alat dan mesin pertanian guna meningkatkan produktivitas petani.
- Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai, Ferdinandus Ampur mengatakan pertanian modern menjadi kebutuhan yang harus diterapkan secara bertahap di daerah itu.
- Menurutnya, penggunaan alat modern mampu menekan biaya produksi hingga 70 persen dibanding cara konvensional.
- Ia berharap penggunaan alat pertanian modern dapat menarik minat generasi muda untuk kembali terjun ke sektor pertanian.
RRI.CO.ID, Manggarai – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai terus mendorong modernisasi pertanian melalui penggunaan alat dan mesin pertanian guna meningkatkan produktivitas petani. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan biaya produksi sekaligus mempercepat proses pengolahan lahan hingga panen.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai, Ferdinandus Ampur mengatakan pertanian modern menjadi kebutuhan yang harus diterapkan secara bertahap di daerah itu. Menurutnya, selama ini sebagian besar petani masih mengelola lahan secara konvensional.
“Sudah saatnya pertanian dikelola secara modern melalui mekanisasi pertanian agar lebih efisien dan menguntungkan petani,” ujarnya saat diwawancarai RRI, pada Senin, 18 Mei 2026.
Ia menjelaskan, Dinas Pertanian Manggarai kini menyediakan berbagai alat pertanian modern seperti traktor roda empat, rotavator, drone pertanian, hingga alat panen combine harvester. Penggunaan alat tersebut dinilai mampu membantu petani menghemat waktu dan tenaga kerja.
Menurutnya, penggunaan alat modern mampu menekan biaya produksi hingga 70 persen dibanding cara konvensional. Selain itu, hasil panen juga dinilai lebih optimal sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani.
“Dengan alat modern, pengeluaran petani bisa ditekan seminimal mungkin tetapi hasilnya tetap meningkat,” ungkapnya.
Ferdi menambahkan, modernisasi pertanian saat ini difokuskan pada sektor pangan seperti padi dan jagung. Beberapa wilayah yang mulai menerapkan mekanisasi pertanian di antaranya Kecamatan Reok, Reok Barat, dan Kecamatan Ruteng.
Ia berharap penggunaan alat pertanian modern dapat menarik minat generasi muda untuk kembali terjun ke sektor pertanian. Menurutnya, pertanian modern akan membuat pekerjaan petani menjadi lebih efektif dan memiliki nilai ekonomi yang lebih menjanjikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....