Perempuan Didorong Berani Tolak Kekerasan Rumah Tangga

  • 13 Mei 2026 20:55 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Kaum perempuan didorong untuk berani menolak segala bentuk kekerasan dan ketidakadilan dalam kehidupan rumah tangga maupun lingkungan sosial. Keberanian perempuan dinilai penting sebagai bentuk penghargaan terhadap diri sendiri sekaligus perlindungan atas hak-haknya.

Sr. Florensia, SSps selaku Tim JPIC Ende menyampaikan hal tersebut dalam dialog Pengarusutamaan Gender di RRI Ende, Senin, 11 Mei 2026. Dialog tersebut membahas berbagai strategi perempuan dalam melindungi diri berdasarkan prinsip kesetaraan gender.

Sr. Florensia menjelaskan bahwa perempuan perlu menyadari dirinya memiliki hak untuk menolak perlakuan yang tidak baik. Menurutnya, keberanian berbicara dapat dibangun secara bertahap melalui pendidikan, pengalaman, dan dukungan lingkungan sekitar.

“Perempuan harus memiliki prinsip bahwa dirinya tidak boleh diperlakukan dengan kekerasan,” ujarnya. Ia menambahkan, perempuan juga perlu menghindari perasaan selalu menyalahkan diri sendiri ketika menghadapi persoalan dalam kehidupan keluarga.

Selain itu, perempuan didorong untuk lebih terbuka dan berani menceritakan pengalaman kekerasan kepada keluarga, sahabat, maupun orang yang dipercaya. Langkah tersebut dinilai penting agar perempuan memperoleh dukungan moral serta perlindungan yang tepat.

Dalam dialog itu, Sr. Florensia juga menekankan pentingnya membangun keluarga yang menghargai kesetaraan gender sejak dini. Anak laki-laki dan perempuan, menurutnya, perlu dididik secara adil agar tumbuh menjadi generasi yang saling menghormati dan menghargai satu sama lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....