Percepatan Pembangunan Pesisir Sikka Fokus Kepastian Lahan
- 06 Mei 2026 08:04 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Pemerintah Kabupaten Sikka mempercepat rencana pembangunan kawasan pesisir dengan menitikberatkan pada kepastian status lahan. Upaya tersebut dilakukan melalui konsolidasi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) sebagai prasyarat utama pelaksanaan proyek.
Arah kebijakan ini disampaikan dalam kunjungan kerja pemerintah daerah di Desa Pemana, Kecamatan Alok, Sabtu 2 Mei 2026. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk menegaskan komitmen percepatan pembangunan berbasis legalitas lahan.
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menegaskan pengembangan wilayah pesisir merupakan prioritas strategis daerah. Namun, pelaksanaan program masih terkendala persoalan status tanah di sejumlah titik.
Ia menjelaskan, koordinasi dengan KSDA menjadi langkah krusial agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan. Kejelasan status lahan dinilai akan mempercepat realisasi berbagai program pembangunan yang telah dirancang.
Menurutnya, kepastian hukum atas lahan sangat dibutuhkan untuk pembangunan fasilitas publik dan sarana ekonomi masyarakat. Tanpa kejelasan tersebut, potensi hambatan administratif dan hukum akan terus membayangi proyek.
Desa Pemana disebut memiliki peluang percepatan pembangunan dibanding wilayah lain. Hal ini karena sebagian kawasan di desa tersebut telah memiliki status lahan yang lebih jelas.
Selain fokus pada penataan kawasan, pemerintah daerah juga mendorong kolaborasi lintas sektor. Keterlibatan lembaga pemerintah, swasta, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pembangunan pesisir.
Juventus menegaskan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan program pembangunan. Dukungan mitra diharapkan mampu memperkuat kapasitas dan memperluas dampak program.
Perhatian pemerintah juga diarahkan pada kebutuhan nelayan sebagai pelaku utama ekonomi pesisir. Sejumlah usulan bantuan yang diajukan sejak Februari 2026 masih dalam tahap komunikasi dengan berbagai pihak.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah turut menyerahkan bantuan simbolis kepada masyarakat. Bantuan meliputi perlengkapan sekolah, fasilitas penerangan untuk nelayan, serta bantuan sosial bagi warga.
Kawasan pesisir Sikka selama ini menjadi penopang ekonomi melalui sektor perikanan dan perdagangan. Oleh karena itu, kepastian tata kelola lahan dianggap penting untuk mendorong investasi dan memperkuat ekonomi lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....