Empat Truk KDKMP Tiba di Sikka, Tunggu Gerai Siap Beroperasi
- 21 Jul 2026 18:36 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Empat unit truk Hino untuk operasional Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sikka telah tiba. Kendaraan tersebut belum diserahkan kepada pengurus koperasi karena pemerintah masih menunggu kesiapan gerai dan kelengkapan seluruh paket sarana operasional.
Komandan Kodim 1603/Sikka, Letkol Arm Denny Riesta Permana, S.Sos., M.Han., mengatakan setiap gerai KDKMP nantinya akan menerima satu unit truk Hino, satu unit mobil pikap, dan dua unit sepeda motor roda tiga. Seluruh kendaraan akan diserahkan secara bersamaan setelah fasilitas pendukung dinyatakan siap digunakan.
"Penyerahan kendaraan dilakukan setelah seluruh paket kendaraan sudah lengkap dan fasilitas gerai koperasi siap digunakan," kata Denny di Maumere, Jumat, 17 Juli 2026.
Ia menjelaskan, penyerahan secara serentak bertujuan agar seluruh aset operasional dapat langsung dimanfaatkan saat koperasi mulai beroperasi.
Saat ini, empat unit truk ditempatkan di gerai KDKMP yang telah rampung dibangun, yakni di Kelurahan Wuring, Kelurahan Kota Uneng, Desa Madawat, dan Kelurahan Kota Baru. Selama menunggu proses serah terima, kendaraan berada di bawah pengawasan Kodim 1603/Sikka.
Untuk menjaga kondisi kendaraan tetap prima, personel Babinsa melakukan pemeriksaan rutin setiap hari, termasuk menghidupkan mesin secara berkala agar armada selalu siap digunakan.
Denny mengatakan proses serah terima nantinya dilakukan oleh Kodim 1603/Sikka dan disaksikan pemerintah desa maupun kelurahan. Setelah proses tersebut selesai, seluruh aset operasional menjadi tanggung jawab pengurus KDKMP di masing-masing wilayah.
Ia menambahkan, pembangunan gerai KDKMP di Kabupaten Sikka masih berlangsung secara bertahap. Dari 149 desa dan kelurahan, baru empat gerai yang selesai dibangun, sementara 21 gerai lainnya masih dalam tahap konstruksi.
Menurutnya, ketersediaan lahan menjadi salah satu kendala dalam percepatan pembangunan gerai. Setiap lokasi harus melalui proses survei, verifikasi, dan dinyatakan memenuhi persyaratan oleh pemerintah pusat sebelum pembangunan fisik dapat dilaksanakan.
"Idealnya setiap desa dan kelurahan memiliki lahan sendiri. Kalau lahannya sudah tersedia, disurvei, lalu diverifikasi oleh pemerintah pusat. Setelah dinyatakan bersih dan memenuhi syarat, pembangunan fisik baru bisa dimulai," ujarnya.
Denny berharap penyelesaian pembangunan gerai dapat dipercepat sehingga armada operasional yang telah tersedia segera dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih kepada masyarakat di Kabupaten Sikka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....