Tenun Lokal Naik Kelas lewat Tangan Anak Muda
- 29 Apr 2026 19:06 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kreativitas anak muda mulai mendorong tenun lokal tampil lebih modern dan relevan di pasar kekinian. Inovasi ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan budaya sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Dalam program Muda Kreatif Pro 2, Rabu, 29 April 2026, Maria Yosepha Rianty Selamat, owner Sinar Bengkar Bajo, membagikan kisahnya mengembangkan usaha berbasis tenun di usia muda. Ia memadukan kain tradisional dengan desain modern agar dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Menurut Rianty, rendahnya minat generasi muda terhadap tenun menjadi tantangan utama yang perlu dijawab dengan pendekatan kreatif. Ia menyebut, produk seperti tas, outer, dan aksesoris dibuat agar lebih fleksibel digunakan tanpa meninggalkan nilai budaya.
Ia menjelaskan, usaha yang dirintis sejak usia 18 tahun itu berangkat dari hobi menjahit dan ketertarikan pada dunia fashion. “Saya ingin tenun tidak hanya dipakai saat acara adat, tetapi juga jadi bagian gaya hidup anak muda,” ujarnya.
Namun, perjalanan usaha tidak selalu mudah karena keterbatasan modal dan rasa kurang percaya diri sempat menjadi hambatan. Dukungan keluarga serta proses belajar berkelanjutan menjadi kunci bagi Rianty untuk terus berkembang.
Selain itu, strategi pemasaran dilakukan melalui media sosial dan promosi sederhana kepada lingkungan sekitar. Ia juga menerapkan sistem pre-order untuk menjaga eksklusivitas produk agar tidak pasaran.
Rianty menilai, peran anak muda sangat penting dalam melestarikan tenun agar tidak tergeser budaya luar. Ia mendorong generasi muda untuk berani memulai usaha dari kemampuan yang dimiliki dan terus berinovasi mengikuti tren.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....